Review Asus Rog Phone: Pantas Menyandang Hp Gaming Terbaik

Ada banyak cerita ihwal ASUS ROG Phone dari 2018 kemudian. Cerita paling menarik terperinci yakni soal betapa banyak orang sangat antusias terhadap kehadiran ROG Phone, terutama untuk performa dan desain.. Yah performa, sebab memang nilai jual utama ponsel ini ada di sektor performa. Namanya juga gaming, berarti memang harus berpengaruh untuk main gim.

Pertanyaan selanjutnya yang mengemuka ialah apakah ASUS ROG Phone ini layak disebut sebagai gaming phone? Ataukah nama ROG yang terkenal sukses di laptop hanya sekadar gimmick semoga ponsel ini laku keras?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentu saja perlu pembuktikan apakah ROG Phone layak disebut sebagai ponsel yang memang khusus untuk gaming. Karena itu, dikala ROG Phone ini hadir meja redaksi Carisinyal, saya langsung menjajal ponsel ini.

ROG PHONE

Karena memberikan konsep gaming, fokus pembahasan ulasan ROG Phone kali ini saua fokuskan pada performanya. Tentunya dengan cara mengetes ROG Phone dengan aplikasi benchmark dan juga mengetes dengan 10 gim. Yah, tidak main-main, saya akan mengetes 10 gim di ponsel ini.

Namun, tentu saja membahas gim secara langsung tidak akan seru. Karena itu, saya juga akan membahas soal fitur yang dimiliki oleh ROG Phone, terutama yang berkaitan dengan performa ROG Phone.Setelah itu gres membahas soal performa. Adapun sektor lain juga akan dibahas mirip desain, layar, serta kamera, hanya pembahasannya tidak akan terlalu panjang.

Langsung saja simak ulasan lengkap soal ROG Phone berikut ini. Terlebih dulu, Anda juga bisa cek spesifikasi lengkap dari Asus ROG Phone berikut ini.

Spesifikasi Asus ROG Phone

ASUS ROG Phone

Umum

  • Diumumkan
    Juni, 2018

  • Jaringan
    2G, 3G, 4G

  • SIM Card
    Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

Body

  • Dimensi
    158.8 x 76.2 x 8.3 mm

  • Berat
    200 g

Layar

  • Jenis
    AMOLED capacitive touchscreen

  • Ukuran
    6.0 inci

  • Resolusi
    1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio ( 402 ppi density)

Hardware

  • Chipset
    Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm)

  • CPU
    Octa-core (4×2.96 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver)

  • GPU
    Adreno 630

Memori

  • RAM
    8 GB

  • Memori Internal
    500 GB

  • Memori Eksternal

Kamera Utama

  • Jumlah Kamera
    2

  • Resolusi
    12 MP + 8 MP

  • Fitur
    f/1.8, 24mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, 4-axis OIS, dual pixel PDAF + 12mm, no AF + LED flash, panorama, HDR

  • Video
    [email protected]/60fps, [email protected]/60/240fps, (3-axis gyro-EIS)

Kamera Selfie

  • Jumlah Kamera
    1

  • Resolusi
    8 MP

  • Fitur
    f/2.0, 24mm (wide), Panorama, HDR

  • Video

Konektivitas

  • Wlan
    Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ad, dual-grup musik, WiFi Direct, hotspot

  • Bluetooth
    5.0, A2DP, LE, aptX HD

  • Infrared

  • NFC

  • GPS
    Ya, dengan A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS

  • USB
    3.1, Type-C 1.0 reversible connector; accessory connector

Baterai

  • Jenis
    Li-Ion

  • Kapasitas
    Non-removable 4000 mAh

  • Wireless Charging

  • Fitur
    Fast battery charging 10V/3A 30W (Quick Charge 4+)

Fitur

  • OS (Saat Dirilis)
    Android 8.1 Oreo

  • Sensor
    Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass

  • 3.5mm Jack

  • Warna
    Black

Review Asus ROG Phone

1. Memiliki Banyak Fitur Menarik

Poin pertama yang akan aku bahas adalah soal fitur, terutama fitur yang berhubungan dengan gaming. Contohnya ialah fitur Game Genie yang terlihat pada gambar di atas. Fitur tersebut berfungsi untuk mengatur kenyamanan bermain gim.

Contohnya fitur “Lock Mode” yang akan mematikan tiga tombol kapasitif sehingga tidak akan membuat Anda keluar dari permainan secara tidak sengaja saat menekan tombol “home”, “recent apps”, atau tombol “back”. Ada juga fitur “Real-time info yang berfungsi untuk memperlihatkan isu soal FPS, suhu, dan penggunaan prosesor ketika memainkan sebuah gim.

Tentu banyak fitur menarik lainnya juga yang tergolong asyk dalam memenuhi kebutuhan gaming. Ada fitur macro, ada fitur perekaman, ada juga fitur semoga ketika Anda bermain gim, tidak ada panggilan atau chat yang mengganggu.

Fitur menarik lainnya dari ROG Phone adalah X Mode. Apa itu X Mode? X Mode ini merupakan fitur yang dibenamkan oleh Asus pada ROG Phone untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja chipset Snapdragon 845 yang ada di ROG Phone.. X Mode ini terdapat pada aplikasi “Game Center”, aplikasi khusus yang memang hadir di ROG Phone.

Dengan mengaktifkan X Mode, ROG Phone akan menngoptimalkan kinerja prosesor dan GPU. Namun, pada praktiknya, bantu-membantu aktif atau tidaknya X Mode ini tidak begitu imbas pada performa bermain.

Hanya saja, dikala X Mode muncul, logo ROG pada bab belakang bodi ponsel akan menyala dan berganti-ganti warna mirip terlihat pada gambar di atas. Ketika X Mode tidak aktif, maka lampu di logo ROG akan mati.

rog phone

Warna yang dapat berubah-ubah pada logo ROG di ROG Phone

Fitur game center tidak hanya untuk mengaktifkan X Mode. Fitur ini juga berguna untuk memonitor kondisi ROG Phone. Informasi soal berapa kapasitas RAM dan memori internal serta tidak lupa kondisi CPU dan GPU juga diperlihatkan.

Selain fitur tersebut, ROG Phone mempunyai fitur PowerMaster. Dari namanya, terperinci jika fitur ini dihadirkan untuk optimalisasi baterai. Saat aku menggunakan ROG Phone sendiri, saya tergolong jarang menggunakan fitur ini. Padahal, PowerMaster ini memiliki banyak fitur menarik, terutama untuk mengubah mode baterai ke mode super ekonomis.

Power Master

Cuman itu sajakah fitur yang ada di ROG Phone? Tentu tidak, ROG Phone memiliki banyak fitur menarik. Fitur tersebut tidak hanya untuk mendukung kebutuhan gaming tetapi juga fitur yang memang seharusnya ada di sebuah ponsel kelas atas.  Perhatikan gambar berikut yang merupakan kumpulan fitur menarik yang dihadirkan oleh ROG Phone.

fitur ui rog phone

Terlihat dari gambar, jikalau ROG Phone memiliki fitur-fitur istimewa. Fitur-fitur tersebut banyak yang memang penting dan tidak sekadar gimmick. Berikut beberapa fitur menarik yang ada di ROG Phone.

  • WiGig
  • WiGig Display
  • Cast
  • AiTriggers
  • NFC
  • Screenshot,
  • AudioWizard
  • Bluelight Filter
  • Multi Windows
  • Memory Cleaner
  • HDR Visual,
  • Refresh Rate Option
  • Glove Mode
  • X Mode, dan masih banyak lagi.

Fitur lainnya tidak aku tulis sebab sudah umum hadir di sebuah ponsel. Hal menarik dari fitur-fitur tersebut yaitu fitur WiGig. WiGig yaitu teknologoi wifi generasi berikutnya yang memang digadang-gadang lebih cepat dan bakal menggantikan teknologi wifi. Hal ini berarti ROG Phone sudah siap dengan teknologi internet generasi selanjutnya.

Fitur lainnya yang menarik adalah Glove Mode. Glove mode ini memungkinkan ROG Phone dipakai memakai sarung tangan. Selain itu, fitur yang berafiliasi dengan layar juga menarik, ialah fitur HDR Visual dan Refresh Rate.

HDR Visual yaitu teknologi layar yang didukung oleh ROG Phone. Fitur ini dapat diaktifkan atau dimatikan. Terkadang aku memilih untuk tidak mengaktifkan fitur ini sebab HDR Visual kadang terasa lebih warm dan lebih gelap warnanya.

Ada juga fitur untuk mengganti refresh rate layar. Refresh Rate layar ROG Phone sudah diatur bawaan dengan refresh rate 60Hz. Anda mampu mengubah ke 90Hz, hanya saja saat saya menggunakan ROG Phone dengan layar 90Hz dengan memainkan kan PUBG Mobile, layar terasa lebih berat dan patah-patah atau mungkin karena saya belum terbiasa saja kali.

Tentu saja banyak fitur lainnya yang menarik dibahas. Fitur umum mirip fingerprint sensor dan face unlock juga bekerjsama menarik untuk dibahas tetapi kedua sensor ini sudah biasa hadir di smartphone.

Saya tidak akan membahas lebih dalam kedua fitur ini, yang pasti keduanya memiliki sensor baca yang cepat. Catatan untuk sensor sidik jari, alasannya bab sensor sidik jarinya mempunyai bentuk dan posisi yang tidak umum, perlu penyesuaian semoga jari pas tepat menempel di bab sensor sidik jari.

Fitur lainnya juga terperinci bayak dan menarik. Hanya saja pembahasan ulasan ROG Phone ini aku batasi biar tidak terlalu banyak melebar. Fokus pembahasan tetap di bagian performa. Sektor lain juga tentu dibahas, terutama sektor baterai yang jadi penopang daya tahan ROG Phone.

2. Daya Tahan Baterai ROG Phone Tergolong Bagus

kondisi baterai rog phone

Ngomong-ngomong soal baterai, ROG Phone dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh. Secara angka, kapasitas baterai 4.000 mAh ini tergolong besar. Saya juga merasa bahwa kapasitas tersebut memang besar dan membuat ponsel memiliki daya tahan baterai yang baik.

Sebagai pola, saya memainkan PUBG Mobile selama 26 menit, konsumsi dayanya hanya berkurang 3% saja. Di lain kesempatan aku memainkan PUBG Mobile selama 88 menit, konsumsi daya berkurang hanya 6% saja. Ketika digunakan untuk menonton Youtube selama 2 jam, konsumsi baterai ROG Phone hanya berkurang 3% saja.

Test Baterai ROG Phone

Jika memeriksa hasil benchmark baterai ROG Phone menggunakan Geekbench 4, tampak kalau baterai ROG Phone ini memiliki skor 3.615 (medium). Skor yang terbilang cantik tentunya. Terlebih selain daya tahan baterainya yang tergolong kekal, ROG Phone juga mendukung pengisian cepat. Saya mampu mengisi daya dari 15% sampai 100% hanya dengan 90 menit saja.

Satu hal yang mungkin perlu diperhatika dari ROG Phone, adalah bodi bab belakang yang terasa panas bila digunakan bermain gim dalam tempo lama. Karena hal ini, ROG Phone mempunyai fitur pemantau suhu. Tetapi, informasi suhu saja tidak cukup. Ketika bodi terasa panas, perlu ada solusi agar pengalaman bermain gim terus berlanjut dengan tidak “mengistirahatkan” ponsel.

Karena itulah, ROG Phone ini dibekali alat pendingin (cooler) terpisah yang mampu dipakai atau dipasang di bodi ROG Phone. Oh yah disebut alat pendingin alasannya di dalam alaat ini terdipat kipas yang akan bunyi dikala dipasangkan di tengah bodi ROG Phone. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar-gambar berikut ini.

ASUS ROG PHONE WITH COOLER

ROG Phone dengan Cooler

kipas rog phone

Cooler yang terpasang di ROG Phone (tampak belakang)

kipas rog phone

Cooler yang terpasang di ROG Phone (tampak depan)

Alat pendingin tersebut bisa dengan mudah dipasangkan karena pada bab samping ROG Phone terdapat lubang yang memang dikhususkan untuk pemasangan cooler ini. Cooler ini juga tampak tidak mengganggu desain ponsel secara keseluruhan alasannya desainnya tampak menyatu dengan ponsel, terlebih di bagian cooler tersebut terdapat logo ROG yang juga mampu menyala.

3. Desain Bodi ROG Phone yang Inovatif

rog phone

Kasing ROG Phone, ROG Phone, dan Cooler

Selain hadirnya alat pendingin atau cooler atau apalah itu namanya, ASUS ROG Phone menyertakan kasing khusus untuk ponselnya. Kasing ini dibuat supaya diadaptasi dengan bentuk desain ASUS ROG Phone yang memiliki desain menarik dan unik.

Yah, desain bodi ROG Phone memang tergolong unik, menarik, dan beda. Bahkan, boleh dikatakan, desain ROG Phone ini salah satu yang terbaik di 2018. Mengapa? Karena tidak ada ponsel lain(yang bahkan mengidentifikasi dirinya sebagai HP gaming) hadir dengan bentuk desain bodi seperti ROG Phone. Karena itulah desain bodi HP ini berbeda dan menarik.

Saya sendiri sesungguhnya mengakui jika desain ROG Phone ini menarik, terutama dikala bodi ponsel sudah memakai kasing. Ketika kasing dibuka, bentuk desain bodinya memang masih menarik tetapi kurang begitu gahar.

rog phone

Bisa dicek pada gambar tersebut, desain bodi ponsel ini terlihat biasa saja. Meskipun mempunyai garis asimetris dan logo ROG yang mampu menyala, tampilan desain bodinya terlihat biasa. Bandingkan dengan ROG Phone yang sudah menggunakan kasing berikut ini yang tampak gahar dan lebih menarik.

rog phone

Meskipun ROG Phone yang memakai kasing tampak lebih gahar, aku lebih nyaman menggunakan ROG Phone yang tanpa kasing. Lebih enteng dan lebih bebas bergerak. Ketika saya bermain gim atau sekadar navigasi memakai ROG Phone dengan kasing, genggaman tangan aku terasa mirip menggunakan ponsel yang memiliki bobot berat.

Secara keseluruhan, untuk desain, ROG Phone layak disebut ponsel yang memang unggul di sektor desain. Desain bodi ponsel ini tampak dipikirkan matang-matang. Hal ini pada alhasil berpengaruh pada body quality ROG Phone yang memang jempolan.

Bodi ROG Phone ini memang cukup berpengaruh, bahkan sempat tertimpa badan saya saat tidur di malam hari. Dalam kondisi mirip kasing ROG Phone sangat wajib terpasang alasannya kasingnya ini meski terlihat tampak tidak kokoh, tetapi dikala sudah menyatu dengan bodi ROG Phone, bodinya terasa kuat dan menciptakan ROG Phone memang terlihat kokoh dan gagah.

4. Kamera, Bukan Fokus Utama Tetapi Hasil Fotonya Bagus

rog phone

ROG Phone bukanlah ponsel yang mengutamakan kamera sebagai nilai jual utamanya. Ponsel ini tetaplah ponsel gaming dengan segala fitur menariknya. Namun, bukan berarti kamera pada ROG Phone jelek. Hanya saja bukan sesuatu yang gres atau istimewa.

Mengapa? Karena ROG Phone menggunakan sensor kamera yang sama, baik depan maupun belakang, dengan sensor yang ada di Asus Zenfone 5 dan Asus Zenfone 5Z. Kamera depannya hadir dengan sensor 8 MP dan kamera belakangnya adalah kamera ganda 12 MP + 8 MP.

Hasil foto kameranya juga cenderung seperti dengan Asus Zenfone 5 atau  Asus Zenfone 5Z. Lebih cenderung mirip Asus Zenfone 5Z sebab mempunyai chipset yang sama, yaitu Snapdragon 845. Mengingat saya sudah membahas Asus Zenfone 5Z, Anda dapat melihat hasil kamera dan pembahasannya pada artikel review Asus Zenfone 5Z.

Namun, Anda juga mampu melihat acuan hasil tangkapan kamera belakang sus Zenfone 5Z berikut ini. Sebagai catatan, aku mengambil kameranya secara acak tanpa memikirkan akan menangkap gambar pada kondisi tertentu.

Hasil kamera belakang Asus Zenfone 5Z

Hasil kamera belakang Asus Zenfone 5Z Hasil kamera belakang Asus Zenfone 5Z Hasil kamera belakang Asus Zenfone 5Z

Untuk kamera depan, kamera ROG Phone memakai sensor yang sama dengan kamera depan Asus Zenfone 5Z. Kamera depan 8 MP di ROG Phone sudah tergolong cukup untuk memenuhi kebutuhan selfie sehari-hari. Berikut hasil tangkapan selfie menggunakan ROG Phone.

Dari hasil tangkapan kamera depan dan kamera belakang ROG Phone, bisa dibilang sektor kamera di ponsel ini tergolong bagus. Kameranya istimewa tetapi untuk ukuran ponsel kelas atas, sektor kamera ini harus mengakui keunggulan ponsel lain di kelas harga yang sama.

Betapa tidak, ponsel pesaing Asus ROG Phone di kelas harga yang sama, memberikan sensor kamera depan dan belakang yang lebih baik. Tentu hal ini tidak mengindikasikan hasil tangkapannAsus ROG Phone buruk.

Simpulannya, untuk sektor kamera, hasil tangkapan kamera ROG Phone elok dan cukup istimewa, hanya saja kualitasnya kalah dari ponsel lain. Tetapi hal ini dimaklumi alasannya sektor kamera bukanlah fokus utama dari ROG Phone.

5. Skor Benchmark yang Tinggi

rog phone

ROG Phone hadir dengan chipset Snapdragon 845, chipset kelas atas yang sudah teruji kinerjanya. Bahkan, banyak ponsel lain yang menyandal status gaming phone memberikan Snapdragon 845 sebagai “otak utamanya”.

Tentu meski performa Snapdragon 845 sudah banyak diketahui bahwa performanya anggun, rasanya terasa kurang jikalau tidak mengetes secara langsung performanya. Terlebih terkadang Snapdragon 845 di ponsel yang satu dengan yang lainnya memiliki performa yang beda meskipun tipis tentunya.

Nah, untuk menyelidiki performa ROG Phone ini, saya mengetes 10 gim Android. Tapi sebelum ke tes gim, mari melihat dulu nilai benchmark yang dimiliki oleh ROG Phone.

Mari mulai dengan mengetes ROG Phone dengan benchmark Antutu. Saat pertamakali diperkenalkan ke dunia, ROG Phone diklaim mampu mencapai nilai Antutu sekitar 300 ribu. Skor yang tinggi memang.

Dalam pengujian yang saya lakukan, nilai Antutu ROG Phone tidak mencapai 300 ribu. Skor Antutu yang aku dapatkan 292.345. Skor tersebut masih terbilang tinggi dan memang tidak terlalu jauh dari nilai 300 ribu.

Antutu RoG Phone

Seperti terlihat pada gambar, ROG Phone menerima skor Antutu mencapai 290 ribuan. Namun, skor Antutu menjadi turun ketika X Mode diaktifkan. Hal serupa juga terjadi ketika aku mengetes ROG Phone dengan benchmark Geekbench 4.

Seperti terlihat pada gambar di atas, nilai benchmark Geekbench 4 lebih besar ketika mode biasa dibandingkan dengan dikala ROG Phone dalam kondisi X Mode. Meskipun angkanya memang tidak begitu jauh. Oh yah skor Geekbench 4 yang didapatkan oleh ROG Phone ini terang tinggi. Angka 9 ribuan untuk multi-core dan 2 ribuan untuk single-core terang merupakan angka yang tinggi.

Selain memakai Geekbench 4 dan Antutu, aku juga mengetes ROG Phone memakai 3D Mark dan GFX Bench untuk mengetahui kemampuan grafisnya. Kebetulan, GPU atau pengolah grafis yang ada di Snapdragon 845 merupakan GPU dengan performa yang baik, ialah Adreno 630.

3D Mark

Gambar di atas ialah hasil yang didapatkan ROG Phone untuk tes benchmark menggunakan 3D Mark. Terlihat pada gambar kalau ROG Phone mendapatkan skor 4.757 untuk tes Sling Shot Extreme Openl GL 3.1. Sementara untuk tes Sling Shot Extrem Vulkan, skor yang didapatkan yaitu 4.116.

Skor tersebut terbilang tinggi dan mengambarkan jika memang performa grafis dari ROG Phone memang manis. Hal ini juga terbukti dari hasil benchmark GFX yang menunjikan jikalau ROG Phone bisa menjalankan tes Low-Level Tests dan High Level Tests dengan skor fps yang baik.

GFX

Terlihat di gambar, pada Low-Level Tests, ROG Phone mampu menerima FPS sangat baik, bahkan ada yang melebihi angka 60 fps. Sementara pada High Level Tests, ROG Phone bisa menjalankan Aztec Ruins degan skor lebih dari 30 fps. ROG Phone tampak kewalahan pada tes Aztec Ruin dengan grafis 1440 piksel.

Dari data hasil benchmark tersebut, terlihat memang jika ROG Phone selalu mendapat skor tinggi. Skor yang menciptakan ROG Phone memang layak dijadikan sebagai ponsel untuk kebutuhan bermain gim. Skor yang menimbulkan ROG Phone memang layak disebut ponsel kelas atas.

Tes Performa 10 Game di ROG Phone

Selanjutnya yaitu hidangan utama dari ulasan tentang ROG Phone. “Hidangan utama” ini aku sajikan bagian selesai karena bagian ini merupakan tes istimewa. Istimewa sebab saya mengetes ROG Phone pada 10 Game dengan aneka macam genre dan tingkat kerumitan grafis yang berbeda-beda.

Penasaran bagaimana Snapdragon 845 “melibas” 10 gim Android di ROG Phone? Langsung saja simak tes performa 10 gim di ROG Phone berikut ini. Oh yah, supaya penilaian juga lebih terukur, saya mengaktifkan mode Real Info pada Game Genie. Mode ini akan aktif menampilkan informasi mirip FPS, suhu bodi ponsel, dan juga isu lainnya.

1. AoV

FPS AoV

Arena of Valor merupakan salah satu gim yang terkenal di Indonesia, bahkan di dunia. Gim ini juga sempat jadi gim yang dipertandingkan di Asean Games 2018 untuk kategori e-sport. Gim MOBA ini sendiri jelas berjalan lancar di ROG Phone dengan pengaturan grafis tinggi sekalipun.

Seperti terlihat pada gambar, AoV dapat berjalan dengan 60 FPS yang merupakan angka FPS terbaik untuk main gim. Terlihat juga berita jikalau ROG Phone membutuhkan kemampuan CPU sebesar 21% dan GPU sebesar 9%.

2. PES 2019

FPS PES 2019

PES 2019 ialah gim bola besutan Konami. PES ini sempat jadi gim terkenal di ranah konsol dan PC. Kini gim ini hadir di Android dengan memperlihatkan gameplay yang tidak jauh berbeda. Untuk grafis PES 2019 versi mobile ini memiliki grafis yang tergolong detail dan rumit.

ROG Phone jelas mampu memainkan gim ini dengan lancar. FPS yang didapatkan yakni 31 FPS, skor FPS yang masih nyaman untuk memainkan sebuah gim.  PES 2019 ini ternyata membutuhkan resource CPU sebesar 34% dan GPU 22%, angkanya lebih tinggi dari AoV.

3. Mobile Legends

FPS Mobile Legend

Mobile Legends jelas tidak aku lewatkan untuk aku uji di ROG Phone. Gim ini bahu-membahu tergolong berjalan lancar di ponsel dengan spesifikasi rendah sekalipun. Hanya tentu saja pengalaman berbeda saya dapatkan ketika memainkan Mobile Legends di ROG Phone.

Mobile Legends saya atur dengan pengaturan grafis tinggi dan aku masih bisa mendapatkan 60 FPS. Dengan pengaturan grafis yang cuku tinggi, Mobile Legends ternyata membutuhkan kemampuan CPU sebanyak 31% dan kemampuan GPU sebanyak 31%.

4. Modern Combat 5: Blackout

FPS Modern Combat Blackout

Salah satu gim Android dengan grafis elok dan berat adalah Modern Combat 5: Blackout. Gim ini memang memperlihatkan grafis yang indah dan menarik. Wajar kalau lalu terlihat jika gim ini membutuhkan resource sebanyak 47% dari GPU dan 35% dari CPU.  Dengan grafis yang tinggi ini, ASUS ROG Phonelancar memainkan gim ini, terbukti dari nilai 46 FPS  yang didapatkan dari gim ini.

5. Free Fire

FPS Free Fire

Free Fire yaitu gim dengan genre yang sedang digemari banyak orang, battle royal. Gim ini sudah hadir di ROG Phone tanpa aku unduh terlebih dulu. Sama mirip Asus Zenfone Max Pro M2 dan Asus Zenfone Max M2 yang juga sudah memasang Free Fire.

ROG Phone terperinci bisa menjalankan gim Free Fire dengan baik. Dengan pengaturan grafis tinggi, saya masih bisa menerima permainan yang nyaman dengan 60 FPS. Untuk tenaga yang diperlukan dalam menjalankan gim ini, Free Fire ternyata membutuhkan tenaga CPU sebesar 26% dan GPU 46%.

6. Speed Drifters

FPS Garena Speed Drifters

Speed Drifters yaitu gim balapan kasual dari Garena. Gim ini megambil konsep seperti CTR (Crash Team Racing) yang merupakan salah satu gim legendaris zaman PlayStation 1. Karena merupakan gim yang ringan, terperinci ROG Phone dapat menjalankan gim ini dengan baik, bahkan bisa mendaPatkan 60 FPS dengan kebutuhan tenaga CPU 26% dan GPU 35%

7. Fortnite

FPS Fortnite 1

Fortnite yaitu gim yang seperti mirip PUBG Mobile dan Free Fire. Gim ini bisa dibilang pribadi alasannya adalah hanya bisa dijalankan di smartphone dengan spesifikasi tinggi. Untuk mendapatkan gim ini saja, harus didapatkan dari situs resminya dengan terlebih dulu membaca perangkat yang dipakai. Jika perangkat tersebut mumpuni, barulah muncul link unduh gim ini.

ROG Phone jelas termasuk salah satu ponsel yang mendukung untuk menjalakan Fortnite. Setelah dijalankan dan saya memainkan gim ini, saya gres tahu alasan kenapa Fortnite cenderung eksklusif untuk dijalankan di ponsel dengan spesifikasi kelas atas.

FPS Fortnite 2

Betapa tidak, Fortnite ini ternyata membutuhkan tenaga CPU sebesar 28% dan GPU sebesar 68%. Di kondisi tertentu, kebutuhan resource mampu meningkat menjadi sebesar 35% untuk CPU dan sebesar 78% untuk GPU. Saya tidak menyangka, bahwa Fortnite membutuhkan tenaga GPU yang besar. Wajar jika lalu Fortnite memang membutuhkan dapur pacu kelas atas agar.

Di ROG Phone sendiri, Fortnite berjalan dengan 29 FPS dan sesekali naik ke 30 FPS. Dengan FPS tersebut, Fortnite masih tergolong nyaman dimainkan di ROG Phone. Mengingat karena tingkat grafis gim ini yang mungkin tinggi, masuk akal jika FPS yang didapatkan tidak tinggi tetapi terperinci dengan 30 FPS, bermain Fortnite di ROG Phone masih tergolong mengasyikan.

8. Honkai Impact 3

FPS Honkai Impact 3

Honkai Impact 3 ialah gim Android dengan tema anime yang tergolong mengasyikan. Gim ini termasuk salah satu gim yang memberikan kualitas grafis tinggi sehingga gim ini juga sering dijadikan tes untuk menguji performa sebuah ponsel.

Di ROG Phone, dengan pengaturan grafis tinggi, Honkai Impact 3 tergolong berjalan dengan sangat baik. Saya menerima kenyamanan saat bermain Honkai Impact 3 di ROG Phone, terlebih alasannya adalah gim ini berjalan stabil dengan 60 FPS. Untuk resource, gim ini membutuhkan tenaga kisaran 27% untuk CPU dan 45% untuk GPU.

9. Asphalt 9: Legends

FPS Asphalt 9 Legends

Asphalt 9: Legends yakni gim yang juga menawarkan grafis yang tinggi. Tidak jarang juga gim ini selalu jadi patokan untuk mengukur kemampuan CPU dan GPU yang ada di sebuah ponsel. Lantas, bagaimana performa Asphalt 9: Legends di ROG Phone?

Asphalt 9: Legends berjalan dengan baik di ROG Phone. Dengan kebutuhan CPU kisaran 28% dan GPU 64%, Asphalt 9: Legends mampu berjalan dengan baik dengan 35 FPS. Saya juga merasa nyaman bermain Asphalt 9: Legends di ROG Phone, terlebih sebab imbas visual yang ditawarkan gim ini yang benar-benar memanjakan mata.

10. PUBG Mobile

FPS PUBG Mobile High

Tes gim di ROG Phone yang terakhir adalah PUBG Mobile. Gim paling terkenal dan sering ditanyakan banyak orang. PUBG Mobile seniri jelas bisa berjalan dengan baik di ROG Phone, bahkan dengan pengaturan grafis tinggi sekalipun. Seperti terlihat pada gambar di atas, saya bisa menerima 30 FPS dengan grafis ‘HD’ dan frame rate “High”.

Saya juga mampu memainkan PUBG Mobile di ROG Phone dengan grafis ‘HD’ dan frame rate “Ultra”. Jika pengaturan ini yang dipilih, aku mampu menerima FPS sebesar 45 FPS. Tentu saja aku juga mampu memainkan PUBG Mobile pada pengaturan grafis “HDR” dengan frame rate “High”.  Namun yang paling yaman adalah pengaturan grafis seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

pubg mobile setting graphic ROG PHONE

Dengan pengaturan grafis “Smooth” dan frame rate “Extreme”, saya mampu mendapatkan pengalaman bermain PUBG Mobile yang menyenangkan. Mengapa? Karena dengan pengaturan grafis tinggi tersebut, PUBG Mobile dapat berjalan dengan 60 FPS. Sayangnya,  frame rate “Extreme” ini hanya muncul saat aku memilih pengaturan grafis “Smooth”.

Oh yah, saya beberapa kali menang dan mampu “Winner Winner Chicken Dinner” dikala bermain PUGB Mobile di ROG Phone.

Simpulan

Sebagai entitas gaming, ASUS ROG Phone dapat dikatakan sebagai ponsel gaming yang benar-benar layak. Banyak fitur menarik dan bukan sekadar gimmick. Fitur yang dihadirkan juga banyak yang memang dibutuhkan untuk kebutuhan gaming. 

Untuk performa, terang ASUS ROG Phone memiliki performa yang baik. Performa ponsel ini juga bisa meningkat dikala mengaktifkan X Mode, meskipun saya sendiri tidak merasa perbedaan yang signifikan saat X Mode diaktifkan dan tidak. Terlebih menyelidiki fakta benchmark yang menunjukan saat X Mode aktif, nilai benchmark jadi turun.

Kalau mau disimpulkan, keunggulan ASUS ROG Phone ini meliputi beberapa sektor seperti: performa, desain yang menarik dan beda, kehadiran sistem pendingin (cooler), layar HDR, fitur menarik untuk gaming, daya tahan baterai yang infinit dan juga memiliki pengisian daya yang cepat.

Kekuranganya? Kekurangan ASUS ROG Phone hampir minim. Kalaupun mau disebutkan yah kameranya yang tidak terlalu Istimewa alasannya modul yang sama dengan Asus Zenfone 5Z. Soal kamera ini bahwasanya masih mampu dimaklumi karena tentu bila menghadirkan kamera yang gres dan lebih cantik , secara tidak pribadi malah akan “membunuh” Asus Zenfone 5Z.

Satu catatan menarik dari ASUS ROG Phone yang belum sempat aku bahas yakni soal port. ASUS ROG Phone sudah mendukung port USB Type-C dan juga port jack audio. Kehadiran port jack audio jadi kelebihan tersendiri mengingat banyak ponsel kelas atas lain yang tidak menghadirkan port ini.

Simpulannya, ASUS ROG Phone benar-benar ponsel gaming kelas atas. Ponsel yang dibeklaichipset Snapdragon 845 dengan RAM 8 GB ini layak dipilih terutama untuk para pencinta ROG dan pencita mobile gaming. 

Tertarik dengan ASUS ROG Phone ini? Anda mampu mendapatkan ASUS ROG Phone yang hadir dengan penyimpanan 128 GB dan juga varian penyimpanan 512 GB ini di toko online maupun offline dengan harga mulai Rp14 jutaan. Anda juga mampu beli HP ini di Bukalapak lewat link ini. Pastikan membeli ASUS ROG Phone yang sudah garansi resmi Asus Indonesia, yah.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online