Review Asus Rog Phone Ii, Ponsel Gaming Terbaik Di Dunia?

Setelah sukses dengan Asus ROG Phone generasi pertama yang dirilis pada bulan Oktober 2018, Asus kini kembali meluncurkan penerus ponsel gaming keren tersebut. Dengan membawa sejumlah peningkatan, Asus ROG Phone II siap menghadirkan pengalaman bermain game yang lebih dahsyat lagi.

Di awal bulan Desember 2019, Carisinyal kedatangan paket Asus ROG Phone II yang memang hendak diluncurkan secara resmi di Indonesia di waktu yang sama. Jarak antara waktu pengumuman hingga perilisan resmi Asus ROG Phone II di Indonesia memang cukup lama, yaitu hampir setengah tahun.

Hal tersebut pastinya telah membuat penasaran banyak orang mengenai varian mana saja yang akan tersedia di Indonesia, harga jualnya berapa, dan lain sebagainya. Bagi kamu yang telah usang menunggu kedatangan Asus ROG Phone II, kamu bisa mendapatkan sedikit ulasannya di sini.

Beberapa hal utama yang akan Carisinyal bahas di sini termasuk desain, tampilan, kinerja hardware, baterai, hingga kamera Asus ROG Phone II. Sebelum ke bahasan utama, sebaiknya cek dulu parameter-parameter Asus ROG Phone II di bawah ini.

Spesifikasi Asus ROG Phone II

Asus ROG Phone II

Umum

  • Diumumkan
    Juli, 2019

  • Jaringan
    2G, 3G, 4G

  • SIM Card
    Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

Body

  • Dimensi
    171 x 77.6 x 9.5 mm

  • Berat
    240 g

Layar

  • Jenis
    Layar sentuh kapasitif AMOLED

  • Ukuran
    6.59 inci dengan perlindungan Corning Gorilla Glass 6

  • Resolusi
    1080 x 2340 piksel, rasio 19,5:9 (kepadatan 391 ppi)

Hardware

  • Chipset
    Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 Plus (7 nm)

  • CPU
    Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485)

  • GPU
    Adreno 640 (700 MHz)

Memori

  • RAM
    8 GB, 12 GB

  • Memori Internal
    128/8 GB, 512/12 GB

  • Memori Eksternal

Kamera Utama

  • Jumlah Kamera
    2

  • Resolusi
    48 MP + 13 MP

  • Fitur
    48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2″, 0.8µm, PDAF/Laser AF

    13 MP, f/2.4, 11mm (ultrawide)

    Fitur: Dual-LED flash, HDR, auto panorama

  • Video
    [email protected]/60fps, [email protected]/60/240fps, [email protected]; gyro-EIS (except @240/480fps)

Kamera Selfie

  • Jumlah Kamera
    1

  • Resolusi
    24 MP, f/2.2, 0.9µm

  • Fitur
    Panorama, HDR

  • Video

Konektivitas

  • Wlan
    Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ad, dual-grup musik, Wi-Fi Direct, hotspot

  • Bluetooth
    5.0, A2DP, LE, aptX HD

  • Infrared

  • NFC

  • GPS
    dual-grup band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS

  • USB
    3.1, konektor reversibel Tipe-C 1.0; konektor pemanis

Baterai

  • Jenis
    Li-Po

  • Kapasitas
    6000 mAh tidak dapat dilepas

  • Wireless Charging

  • Fitur
    – Pengisian baterai cepat 30W (Quick Charge 4.0)

    – Power bank/Reverse charging 10W

Fitur

  • OS (Saat Dirilis)
    Android 9.0 Pie

  • Sensor
    Sidik jari (optik, di bawah permukaan layar), accelerometer, gyro, proximity, compass

  • 3.5mm Jack

  • Warna
    Hitam

  • Lainnya
    Fitur layar:

    – DCI-P3 108%

    – HDR10

    – 120 Hz

    – 240 Hz touch-sensing

    Fitur audio:

    – Audio 24-bit/192kHz

    – DTS Headphone X

Desain

Desain Asus ROG Phone 2

Jika dilihat sekilas, bentuk Asus ROG Phone II memang tidak jauh berbeda dengan pendahulunya. Namun jikalau diamati lebih bersahabat, ROG Phone II tampil lebih modern dan lebih gahar lagi. Mereka yang hobi bermain game bisa pribadi jatuh cinta dengan smartphone ini. Asus membuatnya lebih tepat dari generasi sebelumnya, baik secara kasat mata, sentuhan, maupun perasaan.

Mari kita mulai dengan desain bangunan. Yang paling ditekankan di sini yakni lebar bangunan dan rasio layar. Asus ROG Phone II memiliki lebar 77,6 mm yang memungkinkan kita dapat menjangkau sepanjang layar dengan ibu jari dikala bermain game.

Seri ROG Phone kali ini mengusung rasio layar 19,5:9. Bezel atas bawah tetap sengaja dibuat lebar dengan alasan yang bermakna. Salah satunya yaitu agar mampu meminimalisir sentuhan tidak disengaja ketika sedang bermain game.

Bezel bagian atas merupakan tempat bagi sebuah indikator LED, sensor jarak dan sensor lampu, kamera depan, dan akseptor serta speaker. Bezel bab bawah juga menjadi daerah bagi sebuah speaker, sehingga total ada dua speaker depan dengan kualitas bunyi yang menggelegar.

Belakang Asus ROG Phone 2

Sementara itu, desain belakang Asus ROG Phone II dibuat lebih agresif. Kini garis-garis berpola diagonal—yang akan menampilkan imbas cahaya bila dilihat dari sudut tertentu—mendominasi kedua sisinya. Selanjutnya ada logo RGB di bagian tengah dan area deteksi NFC di atasnya yang condong ke sebelah kiri.

Penempatan susunan kamera ganda ROG Phone II masih sama dengan pendahulunya, dengan sedikit perbedaan pada desain bidangnya. Di sebelah kanannya terdapat lampu kilat kamera, LED RGB Bumper, dan lubang pembuangan panas.

Di bagian belakang Asus ROG Phone II, kau tidak akan menemukan sensor sidik jari yang bentuknya ‘tidak biasa’ seperti di ROG Phone terdahulu. Itu sebab sensor saluran dan keamanan perangkat tersebut telah diintegrasikan dengan layar mewahnya. Saya rasa itu yaitu sebuah keharusan, alasannya jikalau tidak ROG Phone II akan terlihat kuno dan kurang bergairah.

Kamu tak perlu khawatir akan gesekan-gesekan benda tajam pada panel kaca depan dan belakang smartphone ini. Itu karena Asus telah melapisinya dengan Gorilla Glass 6 yang lebih kuat dan handal dari generasi sebelumnya. Dalam paket penjualan juga sudah tersedia kasing minimalis ala ROG Phone yang siap melindungi sisi-sisi smartphone.

Secara keseluruhan, desain belakang ROG Phone II dan semua efek cahaya yang ditampilkannya benar-benar jempolan. Apalagi kita dapat mengontrol imbas cahaya tersebut dari launcher Asus Armory Crate yang juga berfungsi sebagai pusat acara untuk semua permainan.

Samping Kanan Asus ROG Phone 2

Bagaimana dengan kedua sampingnya? Di samping sebelah kanan kau akan menemukan tombol daya di bab tengah yang gampang diakses. Tepat di atasnya terdapat tombol volume dan sensor sentuh Pemicu Udara (AirTriggers) di sisi atas dan bawahnya yang dapat kau gunakan sebagai tombol suplemen saat bermain game.

Di samping sebelah kiri terdapat slot untuk dua kartu Nano SIM dan konektor Dudukan Samping. Sementara di bab bawahnya terdapat sebuah port USB Tipe C dan colokan audio.

Perlu dicatat bahwa Asus menyediakan tiga port USB-C. Dua di antaranya mampu kau gunakan untuk mengisi daya baterai, sedangkan yang satu lainnya (yang berwarna oranye) dikhususkan untuk aksesoris-aksesoris pendukung, termasuk pendingin eksternal AeroActive Cooler II.

konektor Dudukan Samping

Kamu bisa mengisi daya baterai memakai port samping (yang berwarna hitam) tatkala daya hampir habis di tengah permainan. Dengan demikian, kegiatan bermain game tidak akan terganggu alasannya adalah kabel USB terhubung dari arah yang sempurna.

Sebagai tips, sebaiknya masukkan epilog soket samping ke dalam daerah penyimpanan yang tersedia pada aksesoris yang hendak kamu gunakan. Hal itu perlu dilakukan biar benda kecil dari karet tersebut tidak hilang. Tanpa epilog soket tersebut perangkat bisa kehilangan nilai artistiknya.

Karena bangunan Asus ROG Phone II lebih besar dari pendahulunya, maka hal tersebut sangat kuat terhadap bobot perangkat. Dengan total berat 240 gram, ROG Phone II yaitu salah satu smartphone terberat yang bisa kamu beli. Hal ini salah satunya disebabkan oleh baterai jumbo yang dimilikinya.

Kamu tidak perlu khawatir salah satu tanganmu merasa pegal saat bermain game. Itu karena distribusi berat smartphone gaming ini dibuat sempurna. Kamu mampu menunjukan hal ini dengan meletakkan perangkat di atas jari telunjuk (sempurna di tengah-tengah dan lakukan di daerah yang aman, misalnya di atas kasur).

Tampilan

Tampilan ROG Phone 2

Sekarang kita beralih ke bagian tampilan. Dengan Asus ROG Phone II, kamu mampu menikmati segala bentuk hiburan pada layar AMOLED 10-bit HDR selebar 6,59 inci. Asus tetap mempertahankan resolusi Full HD dengan—sekali lagi—maksud yang baik, utamanya untuk menghemat konsumsi daya baterai!

Jika ROG Phone pertama hanya tiba dengan laju penyegaran atau refresh rate 90Hz, sekarang suksesornya mengalami peningkatan dengan 120Hz. Hasilnya tentu saja mampu kamu rasakan dikala bermain game. Pergerakan gambar pada setiap game yang kau mainkan akan terasa lebih halus dan mulus! Jika 60Hz saja sudah terasa mantap, apalagi yang 120Hz.

Sayangnya, hingga tulisan ini dibuat, secara umum dikuasai game yang ada di pasaran hanya mampu dimainkan hingga 60fps. Kaprikornus, kamu tetap tidak akan bisa menjalankan game tersebut pada 120fps meski memakai tampilan 120Hz. Walaupun demikian, kau akan tetap mencicipi dan melihat keunggulannya dibanding perangkat dengan tampilan di bawah 120Hz.

Secara keseluruhan, tampilan Asus ROG Phone II ialah salah satu yang paling responsif yang bisa kamu dapatkan. Jika sebelumnya kamu menggunakan Asus ROG Phone, kau mampu merasakan eksklusif keunggulan tampilan Asus ROG Phone II sesudah beralih ke ponsel gaming ini. Latensi sentuh tampilan ROG Phone II (49ms) benar-benar sulit ditandingi oleh smartphone mana pun saat ini.

Teknologi dan dimensi layar beserta fitur-fitur yang disematkan padanya membuat Asus ROG Phone II tidak hanya cocok untuk gaming saja, tapi juga untuk penggunaan lainnya. Menonton film atau streaming video sangat terasa menyenangkan dan nyaman dengan ROG Phone II. Kamu pastinya butuh hiburan lain dan tidak akan bermain game seharian, bukan?

Performa

Performa Asus ROG Phone 2

Untuk menghadirkan pengalaman bermain game yang luar biasa pastinya membutuhkan perangkat keras dengan performa yang luar biasa pula. Maka dari itu, Asus telah menyematkan ‘jeroan’ yang paling handal dan bertenaga yang ada di pasaran—hingga tulisan ini dibuat—pada Asus ROG Phone II ini.

Ya, ROG Phone II ditenagai oleh Snapdragon 855+ yang menawarkan kecepatan clock CPU hingga 2,96 GHz dan grafis yang bekerja 15% lebih cepat. Dipadukan dengan RAM dan ROM yang besar, kinerja yang disajikan benar-benar luar biasa. Asus ROG Phone II siap melibas game-game berat yang sering kamu mainkan!

Jika Snapdragon 845 yang mentenagai Asus ROG Phone generasi pertama saja mampu mencetak skor benchmark AnTuTu yang tinggi, maka mampu dipastikan Snapdragon 855+ mempunyai skor yang jauh lebih tinggi.

AnTuTu ROG Phone 2

Hasil benchmark AnTuTu Versi 8 (diuji dengan mengaktifkan X Mode dan menggunakan laju penyegaran 120Hz)

Geekbench ROG Phone 2

Skor GeekBench 5 Asus ROG Phone II (diuji dengan mengaktifkan X Mode dan menggunakan laju penyegaran 120Hz). Skor di atas tergolong sangat elok, bahkan ROG Phone II berhasil mengungguli flagship lainnya (lihat hasil uji GeekBench 5 ROG Phone II di GSM Arena).

Gambar di atas memberikan kalau Asus ROG Phone yang aku uji (RAM 8 GB dan ROM 128 GB) mampu membukukan hasil yang sangat tinggi. Dengan skor AnTuTu yang menyentuh angka 500.000, performa smartphone ini benar-benar sangat mengagumkan.

Pencapaian ini membuat Asus ROG Phone II berada di daftar paling atas smartphone Android dengan skor AnTuTu tertinggi di dunia. Kamu mampu melihat tabel dari situs AnTuTu di bawah ini.

Uji Antutu Android

Data per November 2019, memakai AnTuTu Versi 8.

Data di atas menawarkan kalau performa Asus ROG Phone II tidak perlu diragukan lagi. Apalagi Asus telah menyediakan X Mode untuk aktivitas gaming yang optimal serta untuk memaksimalkan efisiensi AeroActive Cooler II yang baru. Bahkan X Mode juga dapat mencegah aktivitas aplikasi yang menguras RAM dan baterai.

Pengolah grafis atau GPU yang tertanam di dalam Asus ROG Phone II, adalah Adreno 640 terbaru juga mempunyai performa yang luar biasa. Selain menyajikan throughput tampilan yang lebih cepat, GPU tersebut juga disebutkan sangat berperan dalam efisiensi daya perangkat.

3D Mark Asus ROG Phone 2

Skor 3DMark Asus ROG Phone II (diuji dengan mengaktifkan X Mode dan menggunakan laju penyegaran 120Hz). Angka di atas sangatlah tinggi, bahkan ROG Phone II berhasil mengungguli banyak flagship lainnya (lihat perbandingan 3DMark ROG Phone II di GSM Arena).

Gambar di atas menandakan bila performa grafis ROG Phone II benar-benar sangat mengejutkan. Jika dibandingkan dengan hasil uji performa grafis pendahulunya, terperinci kemampuan grafis Asus ROG Phone II mengalami peningkatan yang pesat.

Semua hasil benchmark yang sangat tinggi di atas menciptakan Asus ROG Phone II layak disebut sebagai salah satu ponsel gaming terbaik di dunia yang mampu kamu dapatkan ketika ini. Tidak hanya untuk kegiatan gaming saja, tetapi smartphone ini juga sangat menunjang untuk kebutuhan sehari-hari.

Agar aktivitas gaming semakin menyenangkan, tentu dibutuhkan sejumlah fitur pendukung yang siap memfasilitasi hal tersebut. Konektivitas dan sistem pembuangan panas yang bekerja dengan baik yaitu teladan dua hal yang harus dimiliki oleh sebuah ponsel gaming seperti Asus ROG Phone II.

Dalam hal konektivitas, ROG Phone II merupakan smartphone pertama dari jenisnya yang memakai sistem multi-antena yang berjumlah empat (ditempatkan di sepanjang sisi kanan ponsel, dengan antena utama di tepi kiri). Teknologi ini memastikanmu untuk menerima konektivitas yang solid dan meminimalisir lag dikala bermain game melalui jaringan WiFi.

Penggunaan antena yang banyak ini dimaksudkan supaya kamu menerima data transfer WiFi yang maksimum saat bermain dalam mode lanskap. Dengan demikian, kamu bisa terhindar dari persoalan lag dan memastikan kegiatan gaming-mu tidak terganggu.

Jangan khawatir akan peralihan sinyal WiFi dan 4G dikala bermain game sebab Asus telah menyiapkan sebuah software berjulukan Game Genie yang dapat mencegah terjadinya hal itu.

Sistem Pendingin Asus ROG Phone 2

Kemudian dalam hal pembuangan panas, Asus ROG Phone II telah dilengkapi dengan sistem pembuangan panas yang mumpuni GameCool II generasi kedua. Sistem tersebut mencangkup ruang uap 3D, pasta termal, bantalan tembaga, dan unit pendingin yang semuanya siap bekerja menurunkan suhu ponsel selama sesi permainan yang intens.

Asus tidak berhenti sampai di sini. Mereka juga menawarkan aksesoris pendingin AeroActive Cooler II yang disebut-sebut mampu bekerja empat kali lebih senyap dari generasi pertama. Dengan mengalirkan lebih banyak anutan udara ke Sistem Aerodinamis Asus ROG Phone II, aksesoris tersebut siap membantu menurunkan suhu sampai lima derajat Celsius.

Oh ya, Asus ROG Phone II juga dibekali dengan sistem Dual Surrounding Vibration yang mampu menawarkan umpan balik yang luar biasa selama permainan berlangsung. Dengan demikian, agresi-agresi yang sedang terjadi pada layar permainan bisa terasa lebih faktual. Tak hanya itu, speaker stereo Asus ROG Phone II juga benar-benar jempolan, sehingga menambah keseruan dikala bermain.

Fitur penting lainnya yang dimiliki Asus ROG Phone II dua ialah AirTrigger II. Selain memiliki latensi yang jauh lebih sedikit, yakni sekitar 20 ms, kini tombol-tombol pemicu tekanan-sensitif tersebut mendukung gerakan ketuk dan geser serta menunjukkan umpan balik haptic yang jauh lebih baik.

Dukungan untuk aksi gaming yang memukau tidak hanya Asus sajikan lewat perangkat keras saja, tapi juga perangkat lunak. Asus telah menyiapkan dua aplikasi khusus untuk mengakomodir semua aktivitas gaming kau.

Layar ROG Phone 2

Pertama ada ROG Armory Crate yang menjadi pusat kontrol dan komando permainan. Semua hal yang terkait dengan permainan, profil permainan, dan pengaturan permainan bisa kau cari dan kelola di sana.

Kedua ada Game Genie yang akan berjalan secara otomatis dikala kau memulai suatu permainan. Segala hal yang berhubungan dengan kepentingan bermain game, termasuk menyesuaikan AirTrigger, mematikan notifikasi dan pesan, mengunci tingkat kecerahan layar, dan lain sebagainya bisa kau lakukan di Game Genie.

Kamera

Kamera Asus ROG Phone 2

Sebagai smartphone gaming, Asus ROG Phone II pastinya dipermak sebaik mungkin supaya mampu mendukung kegiatan tersebut sebaik-baiknya. Segala hal untuk menyajikan pengalaman bermain game yang luar biasa telah Asus benamkan ke dalam perangkatnya ini.

Meskipun demikian, Asus tetap memperhatikan bagian pencitraan alasannya mereka tahu jikalau generasi ‘smartphone’ dikala ini tidak bisa dilepaskan dari hal tersebut. Seperti pendahulunya, Asus ROG Phone II mengusung pengaturan kamera ganda di bab belakang dan satu di bab depan.

Komposisi kamera belakang Asus ROG Phone II sama dengan yang dimiliki oleh Asus Zenfone 6, adalah berupa sensor Sony IMX586 48 MP dan kamera sekunder ultrawide 13 MP. Hasil tangkapannya kemungkinan tidak jauh berbeda, khususnya dalam kondisi cahaya yang baik.

Berikut adalah beberapa hasil tangkapan kamera utama Asus ROG Phone II (48 MP). Sebagai berita, semua foto Asus ROG Phone II yang ditampilkan di halaman ini diambil menggunakan kamera Asus Zenfone 6, jadi kamu mampu pribadi membandingkan kualitasnya di sini.

Kamera ROG Phone 2

Kamera Asus ROG Phone II

Kamera ROG Phone II

Nah, untuk berswafoto atau live stream, kamu bisa mengandalkan sensor kamera depan 24 MP yang kinerjanya juga bisa diandalkan.

Secara keseluruhan, kinerja kamera Asus ROG Phone II terbilang baik di kelasnya. Kamu tidak mampu membandingkannya dengan smartphone kamera di harga yang sama alasannya jelas ROG Phone II memiliki tujuan yang berbeda.

Baterai

Baterai Asus ROG Phone 2

Asus benar-benar ingin menghadirkan smartphone gaming yang benar-benar mampu diandalkan dengan baik. Selain dibangun dengan perangkat keras yang sangat bertenaga, Asus ROG Phone II juga dibekali dengan baterai berkapasitas jumbo, yaitu 6000 mAh! Dengan daya sebesar itu smartphone ini siap menemani banyak sekali aksi gaming-mu lebih dari satu hari!

Bahkan Asus sempat mengatakan jikalau baterai ROG Phone II tidak perlu diisi penuh hingga 100% di siang hari. Mengapa? Karena dengan sisa daya setengahnya saja kau masih bisa bersenang-bahagia dengan perangkat ini selama seharian. Wah, benar-benar abadi, bukan?

Baterai monster tersebut dikombinasikan dengan pengisian daya berteknologi tinggi 30W HyperCharge. Dengan ditempatkannya sirkuit pengisian di dalam adaptor daya, suhu perangkat bisa tetap terjaga dikala sedang kau isi ulang. Hal ini pastinya sangat membantu tatkala kau harus bermain sambil mengisi daya perangkat.

Kecepatan pengisian baterai Asus ROG Phone II terbilang manis. Saya tidak melakukan pengujian penuh terhadapnya, tapi saat mengisi daya baterai mulai dari 19% hingga 100% diperlukan waktu sekitar 2 jam. Karena kapasitasnya yang besar, durasi pengisian tersebut terbilang cepat.

Performa Gaming

Performa Gaming ROG Phone 2

Saya ingin membuatkan sedikit pengalaman pribadi yang bekerjasama dengan performa gaming Asus ROG Phone II. Di sini aku mencoba memainkan beberapa game berat memakai tampilan 120 Hz. Saya memilih pengaturan grafis paling tinggi untuk semua game yang aku coba mainkan. Kira-kira bagaimana alhasil?

Pertama saya memainkan game balap favorit banyak orang Asphalt 9. Saya tidak mengalami hambatan sama sekali ketika menjalankan semua agresi permainan, baik di kualitas visual default maupun performa. Semua pergerakan di dalam permainan berjalan mulus tanpa lag dan grafisnya benar-benar memanjakan mata.

Game Genie ROG Phone II

Begitu pula dengan efek bunyi, mesin, dan musik yang semuanya terdengar jelas dan nyaring dikarena speaker stereo-nya yang sangat berkualitas. Game Genie yang gampang diakses juga sangat membantu aku ketika hendak menyetel semua kepentingan permainan. Selain itu, AirTrigger-nya pun benar-benar memberikan umpan balik haptic yang sangat baik.

Kemudian aku mencoba PUBG dan Call of Duty. Kedua permainan berjalan mulus dan stabil di angka 60 fps tanpa mengalami lag sama sekali. Kontrol permainan juga sangat mudah karena fitur-fitur pendukungnya dibuat lebih baik dari versi sebelumnya. Efek visual, getaran, dan bunyi yang disajikan benar-benar jempolan.

Karena aku menggunakan tampilan 120 Hz dengan pengaturan grafis permainan yang paling tinggi, maka suhu perangkat pastinya cepat panas dan saya rasa itu hal yang biasa. Jika kamu mencoba hal yang sama dan melakukannya dalam jangka waktu yang cukup usang, memakai AeroActive Cooler II akan sangat membantu untuk menurunkan suhu ponsel.

Simpulan

ROG Phone 2

Asus ROG Phone II merupakan ponsel gaming yang sangat mengagumkan, tanpa gimik sama sekali. Bisa dikatakan seluruh bab perangkat ini benar-benar mendukung kebutuhan gaming dengan baik. Pun untuk kebutuhan sehari-hari, ROG Phone II juga sama sekali tidak mengecewakan.

Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, Asus ROG Phone II merupakan salah satu dari sedikit smartphone yang paling menarik yang diluncurkan di tahun 2019. Bahkan saya berpikir bila ponsel ini tidak hanya akan disukai oleh pecinta gaming saja, tetapi juga oleh pengguna gadget lainnya. Berikut yaitu ulasan kecil mengenai kelebihan dan kekurangan dari Asus ROG Phone II.

Kelebihan Asus ROG Phone II

  • Desain yang berangasan dan benar-benar gaming-oriented.
  • Performa yang sangat baik untuk kebutuhan gaming.
  • Kamera yang berkualitas untuk jenisnya.
  • Tampilan yang memukau dengan latensi sentuh yang fantastis.
  • Baterai berkapasitas jumbo yang tahan lama plus mendukung pengisian cepat.
  • Dukungan perangkat lunak yang anggun untuk pengalaman gaming yang luar biasa.
  • Kualitas speaker sangat nendang.

Kekurangan Asus ROG Phone II

  • Bobot cukup berat, namun akan terbiasa sesudah memakainya cukup usang.
  • Tidak memiliki rating IP, yang berati perangkat harus terhindar dari cipratan, air maupun debu.
  • Body HP cukup licin sehingga disarankan untuk menggunakan casing.

Kini Asus ROG Phone II sudah tersedia secara resmi di Indonesia dalam dua varian. Yang paling rendah yaitu varian 8 GB RAM dan 128 GB ROM yang dibanderol Rp 8,5 juta (tanpa aksesoris). Sedangkan varian yang paling tinggi mempunyai RAM 12 GB dan ROM 512 GB yang dibanderol Rp 12,5 juta dengan kelengkapan aksesoris Aero Case, AeroActive Cooler II, dan Charger ROG 30W.

Asus juga menawarkan paket harga yang lebih tinggi untuk varian tertinggi, yakni Rp 22 juta yang terdiri dari dari satu unit ROG Phone II 12 GB RAM dan 512 GB ROM, semua aksesoris, dan suitcase ROG yang mewah dan berkelas.

Terdapat pula paket Console Gamer senilai Rp 2,5 juta untuk pembelian aksesoris saja (ROG Kunai Gamepad, AeroActive Cooler II, ROG Charger 30W, dan ROG Phone Bag).

Tertarik dengan ASUS ROG Phone II? Jika tertarik, silakan beli ponsel ini di toko online dengan klik link ini. Hanya saja sebagai catatan, sebaiknya membeli ASUS ROG Phone II versi yang dijual resmi di Indonesia bukan versi global.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online