Plus Minus Emoney Bank Mampu Berdiri Diatas Kaki Sendiri, Bca, Bri Dan Jakcard

Seiring kemajuan teknologi, bank gencar meluncurkan produk cashless yang membuat transaksi tanpa tunai menjadi semakin gampang. Salah satunya yaitu produk e-money. Apa saja produk e-money tersebut dan plus minusnya?

Masyarakat Indonesia makin erat dengan uang elektronika (e-money). Kewajiban memakai e-money untuk pembayaran tol mulai 31 Oktober 2017 lalu menjadi salah satu pendorong orang semakin sering bertransaksi secara non-tunai.

Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah uang elektro yang beredar hingga Juni 2018 kemudian mencapai 125,18 juta keping dan akun. Sedang jumlah penyelenggaranya sebanyak 29 perusahaan dan 11 di antaranya yaitu bank.

Sebagai bab dari taktik aplikasi mobile banking, emoney menjadi andalan banyak bank besar untuk menggaet nasabah. Contoh, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Central Asia (BCA), serta Bank DKI.

Apa saja emoney provider yang bisa menjadi pertimbangan Anda?

Mandiri e-Money

mandiri emoney

Bank pelat merah ini punya pengguna e-money yang banyak. Itu sebabnya, mereka terus memperluas penerimaan pembayaran Mandiri e-Money khususnya di sektor transportasi, termasuk menambah infrastruktur isi ulang. Sehingga, pengguna bisa dengan gampang mengakses Mandiri e-Money.

Bukan cuma itu, Bank Mandiri bakal membangun cashless society di aneka macam sektor bisnis yang erat dengan masyarakat, mulai pasar, sekolah, sampai kawasan wisata. Mandiri terus berinovasi dalam memperkuat layanan electronic banking untuk memberi akomodasi dan kenyamanan bagi pengguna Mandiri e-Money.

Kelebihan Mandiri e-Money ialah memiliki infrastruktur sarana isi ulang terlengkap, jumlah merchant yang luas, dan memiliki banyak kawan penerbitan kartu (co-merk) di seluruh Indonesia. Jumlah merchant yang mampu menerima transaksi Mandiri e-Money lebih dari 62.000 gerai.

Sedang lokasi isi ulangnya tersebar di 50.000 titik, yang terdiri dari ATM, toko ritel, halte TransJakarta, serta mesin top- up di gerbang tol. Dan, pengguna juga bisa isi ulang melalui aplikasi ponsel cerdas berbasis near field communication (NFC).

BRI Brizzi

brizzi

Jumlah e-money BRI bertajuk Brizzi melonjak 154% menjadi 1,79 juta kartu per Juni kemudian. Handayani, Direktur Konsumer Bisnis BRI, mengatakan, frekuensi transaksinya pun meroket hingga 942% menjadi 131,91 juta kali.

Segendang sepenarian dengan Mandiri e-Money, pengguna Brizzi juga mampu melaksanakan top-up melalui gawai arif berteknologi NFC dengan aplikasi Mobile BRI.

Keunggulan lain, pengguna mampu mengisi ulang tertunda dari bank lain dengan menu transfer. Untuk mendongkrak transaksi Brizzi, BRI bakal menambah akseptasi di ruas-ruas tol yang baru atau Flazz BCA

Emoney BCA Flazz

flazz

Jumlah maupun nilai transaksi Flazz BCA hingga Juni tahun ini meningkat hampir dua kali lipat ketimbang masa yang sama tahun kemudian. Kenaikan ini ditunjang oleh penerimaan BCA Flazz di sektor transportasi.

Saat ini, pengguna BCA Flazz bisa bertransaksi di lebih 52.000 lokasi. Mulai gerbang tol, minimarket, stasiun pengisian materi bakar umum (SPBU), daerah rekreasi, hingga loket transportasi umum.

Jak-Card

jakcard

Kartu e-money milik Bank DKI ini menjadi sistem pembayaran yang mendukung layanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebut saja, untuk pembelian tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan, Monas, juga TransJakarta.

Seiring penerapan Standar Nasional Teknologi Chip (STNC) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Direktur Bisnis Bank DKI, menjelaskan, JakCard juga dikombinasikan dengan kartu debit Bank DKI (dual-interface). Dengan layanan ini lebih memudahkan nasabah untuk bertransaksi memakai prepaid-card dan debit card dalam satu kartu.

Tak hanya berbasis kartu, bank pembangunan tempat kepunyaan Pemerintah Provinsi DKI ini juga mulai berbagi layanan uang elektronika berbasis server. Namanya: JakOne Mobile. “Ini merupakan milestone Bank DKI dalam pengembangan pembayaran digital,” ungkapnya.

Pengguna JakOne Mobile mampu bertransaksi di merchant modern dan juga di ribuan merchant tradisional sampai e-commerce. Untuk transaksi di merchant tradisional, mirip warung tegal dan pedagang kaki lima, Bank DKI merupakan pionir yang mengimplementasikan transaksi dengan cara scan to pay (QR Payment).

Keunggulan utama dari JakOne Mobile: penggabungan uang elektronika berbasis server dengan mobile banking menjadi satu aplikasi. Alhasil, pengguna mampu memanfaatkan fitur keduanya dengan pilihan sumber dana dari saldo uang elektro maupun rekening.

Keunggulan lainnya, pengguna mampu membuka rekening melalui JakOne Mobile tanpa harus jauh-jauh tiba ke kantor cabang Bank DKI.

Saat ini, Bank DKI tengah menyebarkan fitur-fitur pembayaran dan pembelian, e-statement, integrasi aplikasi uang elektronik dengan loyalty system, reksadana online, pembayaran tagihan yang berafiliasi dengan perusahaan teknologi info (tekin).

Kesimpulan

Kehadiran emoney membuat proses transaksi cashless menjadi lebih mudah dan tersebar. Masing-masing bank memperlihatkan emoney dengan kelebihannya. Emoney Mandiri, BCA, BRI dan Jak card yakni pilihan yang mampu dipertimbangkan masyarakat.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online