Mantan Manajer Kecam Matteo Guendouzi, Ungkap Sikap Buruknya!

Mantan Manajer Kecam Matteo Guendouzi, Ungkap Sikap Buruknya!

Berita Liga Inggris: Mantan manajer Lorient, Bernard Casoni, mengecam sikap buruk Matteo Guendouzi di Arsenal sambil membeberkan beberapa kelakuan menjengkelkan gelandang muda itu.

Guendouzi bergabung dengan Arsenal dari klub Perancis, Lorient, pada musim panas 2018 dan merupakan salah satu anggota termuda dari skuat tim utama Unai Emery. Pemain berusia 21 tahun itu mencatatkan 48 penampilan pada musim pertamanya di London utara.

Gelandang asal Perancis itu diharapkan menjadi bintang masa depan Arsenal, tetapi sikapnya yang buruk membuat membuatnya ‘diasingkan’ dari tim. Guendouzi harus berlatih sendirian selama lebih dari dua minggu setelah mencekik leher Neal Maupay saat The Gunners takluk 2-1 dari Brighton & Hove Albion pada 20 Juni, dan bosnya yang sekarang Mikel Arteta juga mencoretnya dari skuat untuk lima pertandingan terakhir.

Guendouzi juga sempat bertengkar dengan Arteta dan anggota staf pelatihnya selama kamp latihan di Dubai, Uni Emirat Arab, awal tahun ini. Dan mantan manajernya di Lorient, Casoni, mengungkapkan bahwa pemain muda itu memang selalu sulit untuk ditangani.

“Masalah Guendouzi bukan fisik ataupun teknis. Itu tentang sikapnya, itu tidak baik untuk tim atau pelatih,” katanya kepada wartawan Freddie Paxton, melansir dari Goal.

“Hubungan saya dengannya tidak terlalu baik. Saya memainkannya untuk pertandingan piala melawan Nice, tetapi ia mendapat kartu kuning sejak awal. Wasit memberi tahu saya di paruh waktu untuk memperingatkan Guendouzi: satu lagi pelanggaran dan Anda mendapat kartu merah, tetapi di babak kedua tidak ada yang berubah.

“Saya tidak punya pilihan selain menariknya keluar. Ketika saya melakukannya, dia menolak untuk menjabat tangan saya.”

Guendouzi baru-baru ini dikabarkan menolak nasihat dari David Luiz atas perilakunya, dan ia tampaknya tidak berniat untuk memperbaiki hubungannya di Arsenal dan kemungkinan besar akan dilepas musim panas ini.

Casoni menambahkan: “Dia melakukan pekerjaannya dengan serius, tidak ada masalah dengan pelatihannya, dan karakternya adalah selalu ingin menang. Terkadang ketika dia berbicara itu bagus, tetapi kadang-kadang itu buruk. Dia terlalu banyak bicara.

“Bakatnya tidak perlu dipertanyakan, bukan itu masalahnya. Dia bisa menjadi pemain hebat, dan saya pikir dia masih bisa sukses di luar negeri. Terserah dia untuk mengubah sikapnya.”

Artikel Tag: Mantan Manajer Kecam Matteo Guendouzi

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online

Be the first to comment

Leave a Reply