Inilah Jenis-Jenis Monitor Yang Banyak Dipakai Dikala Ini

Monitor dikenal sebagai perangkat yang memvisualisasikan data dari komputer. Perangkat ini adalah perangkat terhubungnya interaksi manusia dengan perangkat komputer. Monitor komputer sendiri cukup beragam.

Perkembangan teknologinya memang tidak secepat CPU, smartphone, atau hardware lain. Tetapi, monitor semakin hari, semakin menarik alasannya adalah selalu hadir dengan teknologi baru. Terlebih ketika ini, terkadang teknologi yang dipakai juga di TV.

Nah, pada kesempatan kali ini aku bakal membahas soal jenis-jenis monitor. Apa saja jenis-jenis monitor? Anda pribadi saja simak penjelasannya berikut ini.

1. CRT

CRT

* sumber: www.geek.com

Monitor CRT (Cathode-Ray Tube) merupakan jenis monitor komputer generasi 80 hingga 2000-an. Bisa dibilang, monitor ini adalah monitor di pertama yang banyak dikenal orang dikala komputer sudah mulai hadir ke pasaran. Saya juga pertama kali mengenal komputer, menggunakan monitor tipe CRT.

Monitor CRT mempunyai bentuk kotak yang besar, lebar, dan memanjang ke belakang. Karena bentuknya yang besar dan seperti tabung, monitor ini sering dikatakan sebagai monitor tabung. Saya juga dulu menyebut monitor ini sebagai monitor tabung alasannya adalah lebih terkenal kalau dibandingkan dengan penyebutan monitor CRT.

Penyebutan monitor tabung juga tidak salah. Pasalnya, di dalam monitor CRT terdapat tabung yang hampa udara. Di tabung ini terdapat sinar katoda atau elektron. Sinar katoda ini dipancarkan dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan pantulan elektron yang membentuk acuan di layar.

Sinar katoda tersebut akan terus memantulkan layar monitor dan bekerja sesuai input yang merupakan hasil konversi digital ke gelombang elektromagnetik. Faktor ini yang kemudian menciptakan monitor CRT memiliki sinar radiasi yang cukup besar.

Karena mempunyai sinar radiasi yang cukup besar, penggunaan monitor CRT sangat tidak disarankan. Tapi memang zaman kini, hampir semua komputer sudah tidak memakai CRT lagi meskipun masih banyak penjual yang menjual monitor CRT bekas.

2. LCD

LCD Display

Monitor LCD (Liquid Crystal Display) adalah tipe monitor paling populer dan masih banyak dipakai orang. Ketika LCD hadir, secara perlahan orang-orang mulai meninggalkan monitor CRT dan beralih ke monitor LCD. Pun dengan saya, yang sesudah pindah ke LCD, rasanya sudah tidak mau lagi memakai monitor CRT, Terlebih alasannya adalah CRT kuat pada mata.

LCD sendiri merupakan tipe monitor yang di dalamnya tersusun dari cairan kristal. Cairan kristal ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Di bab belakang susunan cairan kristal, terdapat lampu neon putih yang memberikan cahaya pada kristal-kristal tersebut.

Bertemunya cahaya pada kristal-kristal tersebut menjadikan hadirnya titik cahaya atau piksel yang tentu jumlahnya terang tidak sedikit, adalah hingga jutaan piksel. Kumpulan piksel yang banyak ini akan menghadirkan pencitraan sehingga muncul gambar di layar.

LCD sendiri mempunyai kelebihan dengan kualitas gambarnya yang jernih dan tajam. LCD ini juga hadir sebagai solusi sebuah monitor yang lebih sehat ke mata dan lebih hemat daya. Maklum, monitor CRT adalah tipe monitor yang sangat boros daya.

Pada perkembangannya, aku sering menemukan jika LCD sendiri mempunyai beberapa teknologi bergantung pada panel yang digunakan. Biasanya saya menemukan tipe panel pada perangkat laptop. Beberapa panel LCD yang ada di laptop yakni sebagai berikut.

  • TN

TN (Twisted Nematic) ialah teknologi panel LCD yang banyak digunakan. Panel ini merupakan tipe panel yang murah. Pasalnya, panel TN ini tidak menghadirkan sudut pandang layar yang terperinci jika dilihat dari banyak sekali sisi.

Selain itu, reproduksi dan keakuratan warna panel TN tergolong kurang manis. Namun, keunggulan panel TN adalah kemampuan dalam menghadirkan response time yang paling baik. Sehingga panel ini cocok digunakan untuk kebutuhan bermain gim.

  • IPS

IPS (In-Plane Switching) merupakan tipe panel LCD yang tergolong manis. LCD dengan panel ini mampu menghadirkan kualitas gambar yang baik, keakuratan warna yang oke dan sudut pandang yang lebih baik jika dilihat dari banyak sekali sisi. Karena itu, monitor IPS cukup banyak digemari.

Tidak sedikit juga orang yang mencari laptop dengan layar panel IPS alasannya kemampuannya dalam menghadirkan sudut pandang yang baik. Namun, panel IPS mempunyai kemampuan response time sedikit lebih lambat dibandingkan panel TN.

Saya sendiri mempunyai dua laptop dengan dua panel berbeda. Satu panel TN dan satu panel IPS. Jelas, laptop dengan panel IPS lebih memberikan tampilan visual yang lebih baik.

  • VA

VA (Vertical Alignment) dapat dikatakan sebagai panel LCD yang posisinya ada di tengah-tengah, antara TN dan IPS. Pasalnya, panel VA seperti dengan IPS. Panel ini memperlihatkan kemampuan reproduksi warna yang lebih baik dibandingkan panel TN. Sudut pandang panel layar VA juga lebih manis dibandingkan TN.

Hanya saja panel VA mempunyai response time yang lebih lambat dibandingkan panel TN dan juga IPS. Bagi sebagian ornag, tentu hal ini bukan persoalan besar. Terlebih fakta kalau panel VA mempunyai rasio kontras yang lebih tinggi dan memiliki kelebihan pada warna hitam yang lebih pekat.

3. TFT

TFT DISPLAY

TFT (Thin-film Transistor) yakni tipe monitor lainnya yang cukup populer. Tipe monitor ini mampu dibilang sebagai tipe monitor LCD yang diberikan implementasi komponen lain. Tujuannya untuk menghadirkan gambar yang mampu ditransmisikan dengan jelas dengan resolusi yang tinggi atau lebih memadai.

Teknologi pada TFT ididasarkan pada aplikasi transistor untuk masing-masing piksel layar. Dengan teknologi ini, layar memungkinkan bekerja dengan pembesaran dan pencahayaan gambar yang lebih besar. Bisa dibilang, TFT yaitu sebuah teknologi layar menggabungkan kristal cair dengan kemampuan menghadirkan gambar beresolusi tinggi.

4. LED

LED

LED (Light-emitting diode) adalah tipe monitor hasil penyempurnaan dari LCD. Tipe monitor ini hadir dengan kualitas visual dan warna yang lebih banyak jika dibandingkan LCD. Selain itu, LED juga 70%  lebih irit daya dibandingkan LCD.

LED juga terasa lebih istimewa alasannya memiliki kerapatan pixel yang jauh lebih tajam. Monitor LED cenderung lebih abadi kalau dibandingkan dengan penggunaan LCD. Selain itu, monitor LED memiliki ukuran yang lebih tipis bila dibandingkan dengan monitor LCD. Tapi terang, harga monitor LED lebih mahal dibandingkan LCD.

5. DLP Monitor

DLP TV

DLP merupakan monitor yang mempunyai definis tertinggi. Monitor ini bekerja menurut prinsip perangkat micromirror digital atau DMD (digital micromirror devices). Monitor ini mempunyai prinsip kerja memanfaatkan jutaan micromirrors untuk memodulasi cahaya secara digital.

Monitor ini merupakan tipe monitor yang cocok untuk pengeditan gambar atau video. Monitor ini juga cocok dipakai untuk bermain gim. Sayangnya, monitor DLP kurang begitu populer.

6. Touchscreens Monitor

touchscreen monitor

Sesuai namanya, monitor ini yakni monitor layar sentuh. Teknologi layar sentuh menjadi teknologi yang paling populer seiring dengan maraknya penggunaan ponsel berilmu dan tablet. Pada dasarnya, monitor sentuh yakni tipe monitor yang bangkit sendiri dengan teknologi layar sentuh.

Perkembangan selanjutnya, perangkat monitor biasa, seperti LCD atau LED dapat dipasangkan dengan panel layar sentuh. Hal ini menciptakan hadirnya banyak monitor maupun televisi LCD maupun LED yang mendukung teknologi layar sentuh.

Penerapan penggabungan teknologi layar sentuh dan panel layar lain, banyak ditemukan di smartphone atau ponsel pintar. Ponsel berilmu yang beredar hadir dengan banyak sekali panel layar yang semuanya mendukung teknologi layar sentuh.

7. Layar Plasma

plasma monitor

Layar plasma merupakan tipe monitor lainnya yang mampu dibilang tergolong populer. Monitor plasma ini yakni tipe monitor yang menggabungkan konsep LCD dengan keunggulan kualitas gambar yang baik dan CRT, yang dikenal mempunyai sudut pandang yang luas.

Teknologi tersebut kemudian menghadirkan sebuah perangkat layar yang tergolong tipis, ramping, tetapi memiliki sudut pandang yang baik. Maka lalu hadirlah produk-produk layar mirip TV plasma.

Sayangnya, perangkat layar ini tergolong boros daya. Selain itu, tingkat kontrasnya tergolong tinggi. Dan yang paling penting, harga layar plasma cenderung mahal.

8. OLED 

OLED

* sumber: www.techspot.com

Tipe monitor selanjutnya adalah OLED (Organic Light-Emitting Diode). Monitor ini adalah tipe monitor yang bekerja dengan cara memanfaatkan semikonduktor pemancar cahaya yang dibuat dari lapisan organik.

Monitor OLED yakni tipe monitor yang tergolong tipis. Sayangnya, monitor ini kurang begitu populer. Harganya yang terlalu mahal mampu jadi alasan mengapa tipe monitor OLED maupun TV OLED jarang dilirik banyak orang.

Nah, itulah beberapa jenis monitor komputer ataupun tipe monitor TV. Semoga berita ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui aneka macam jenis monitor.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online