Hati-Hati, Inilah 6 Perbedaan Tempered Glass Asli Dan Palsu!

Kalau kau ingin layar smartphone kamu tetap awet dan mulus, menggunakan tempered glass yakni pilihan yang sempurna. Bahkan untuk penggunaan ringan sekalipun, bukanlah hal tidak mungkin layar kau terkena goresan tipis.

Terlebih lagi bila smartphone kau jatuh, layar akan pribadi mengalami keretakan dan untuk memperbaikinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kamu tidak mau hal ini terjadi pada smartphone-mu, kan?

Tempered glass ialah pelindung layar anti gores yang terbuat dari kaca berkualitas dan berfungsi untuk melindungi layar smartphone-mu dari kerusakan. Tempered glass ini berbeda dengan layar anti gores yang terbuat dari plastik, sebab dibentuk dengan tahapan pemanasan termal dan didinginkan dengan sangat cepat sehingga ia tetap tahan banting meski tipis sekalipun.

Yang menarik lagi dari tempered glass yaitu ia mampu sepenuhnya melindungi layar smartphone-mu dari benturan. Pada umumnya, kalau smartphone kamu jatuh ke lantai dalam keadaan layar menghadap ke bawah, yang duluan retak yaitu tempered glassnya. Sehingga, kamu hanya tinggal perlu membeli tempered glass yang baru ketimbang memperbaiki layar.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk memasangkan tempered glass pada smartphone, perlu diketahui bahwa di luar sana terdapat jenis yang palsu dengan kualitas yang tidak sebaik aslinya. Agar tidak salah pilih, berikut Carisinyal beberkan beberapa perbedaan tempered glass orisinil dan palsu.

1. Tempered Glass Palsu Jauh Lebih Murah

tempered-glass-asli-palsu

*

Jika kau pernah mendengar pepatah “ada harga ada barang”, tentu hal ini tidak terkecuali bagi tempered glass. Jika kau menemukan tempered glass dengan harga yang tidak masuk nalar, sudah sewajarnya kau curiga sebab bisa saja produk itu palsu.

Rata-rata harga tempered glass asli berkisar antara Rp50.000,- sampai dengan Rp250.000,-. Kaprikornus, sangat tidak masuk akal kalau kau melihat tempered glass seharga Rp10.000,- meskipun pihak penjual mengklaim sedang ada promo besar-besaran.

Tempered glass dengan harga terlampau murah ini mampu banyak kau jumpai di toko fisik maupun toko online, namun biasanya orang lebih gampang terkecoh pada toko online. Mengapa? Karena banyak produk tempered glass palsu yang memiliki bintang lima dan ulasan kasatmata, sehingga terlihat asli.

Tapi, jangan buru-buru menganggap palsu. Lebih baik kau tidak hanya pertimbangkan dari harga saja, alasannya adalah masih ada beberapa perbedaan lainnya yang mampu kau perhatikan.

2. Tempered Glass Palsu Tidak Pas saat Dipasang

presisi-tempered-glass

Sumber gambar: http://www.gayafone.com/2016/12/tutorial-tutorial-pasang-tempered-glass.html

Sudah sewajarnya kau memilih tempered glass berdasarkan brand dan tipe smartphone yang kamu miliki. Kalau tidak, besar kemungkinan tempered glass tersebut tidak akan menutupi keseluruhan layar dengan tepat, atau bahkan malah menutupi bab yang seharusnya tidak ditutupi mirip kamera depan. Hal ini tentu kuat buruk pada kualitas hasil foto, sebuah aspek penting bagi kau yang senang selfie.

Nah, hal yang serupa juga bisa terjadi untuk tempered glass yang palsu. Meskipun tempered glass yang dibeli sudah sesuai tipe smartphone, produk yang palsu tidak akan mempunyai presisi sempurna ketimbang yang asli. Hal ini dikarenakan produk palsu tidak dirancang oleh profesional yang paling mahir di bidangnya, jadi masuk akal saja jikalau proses pengukurannya agak meleset.

3. Tempered Glass Palsu Lebih Tebal dari yang Asli

tempered-glass-ketebalan

*

Bagi pengguna smartphone layar sentuh, sensitivitas layar sangatlah penting. Jangan hingga smartphone kamu gagal mengenali perintah tertentu karena terhambat suplemen lapisan kaca. Untungnya, tempered glass yang asli dan berkualitas baik mempunyai tingkat ketebalan yang tipis sehingga responsifitas layar tetap terjaga, seolah tidak dipakaikan pelindung anti gores sama sekali.

Umumnya, tempered glass asli yang beredar di pasaran memiliki ketebalan sebesar 0.3mm. Kamu bisa coba pakaikan tempered glass pada smartphone kamu dan rasakan sensitivitasnya. Apabila kamu mengetik dan ada karakter yang gagal muncul sehabis ditekan, mampu jadi tempered glass yang terpasang yakni palsu.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa faktor selain tempered glass yang mensugesti responsivitas smartphone. Misalnya, kamu mempunyai terlalu banyak aplikasi sehingga kinerja smartphone menjadi lemot. Sebelum mencoba, disarankan untuk menghapus beberapa aplikasi terlebih dahulu sampai responsivitas berjalan normal. Hal ini supaya tidak terjadi false positive dikala melaksanakan pengetesan.

4. Tempered Glass Palsu Tidak Memiliki Anti-Shattered yang Baik

tempered-glass-anti-shattered

*

Salah satu keunggulan utama dari tempered glass ialah fitur anti-shattered. Fitur ini mampu mencegah lapisan tempered glass agar tidak pecah berkeping-keping dikala terjatuh dan akan tetap melekat meskipun masih terlihat retak. Hal ini berguna biar tidak ada ada potongan tajam yang tercecer dan membahayakan jari tangan atau layar smartphone kau.

Meski begitu, perbedaan ini agak sulit dibuktikan sebab kau perlu menunggu hingga smartphone-mu terjatuh sehabis dilapisi tempered glass untuk mendeteksi produk tersebut orisinil atau palsu. Karena, tempered glass yang palsu tidak akan tetap melekat pada layar sehabis jatuh. Setidaknya, sesudah kamu tahu produk itu palsu, kau mampu menghindari penjual yang sama untuk ke depannya.

5. Oleophobic Coating pada Tempered Glass Asli Bertahan Lebih Lama

tempered-glass-oleophobic-coating

*

Selain melindungi layar smartphone dari benturan, tempered glass juga memiliki lapisan oleophobic coating yang berfungsi untuk melindungi layar smartphone dari minyak, bubuk, dan bekas sidik jari. Biasanya, efek oleophobic coating pada tempered glass yang asli akan bertahan lebih lama, sedangkan yang palsu hanya akan bertahan selama satu sampai dua bulan saja.

Kamu juga dapat mengetes apakah oleophobic coating pada tempered glass masih berfungsi atau tidak dengan melaksanakan pengetesan memakai tetesan air.

Jika kamu menjatuhkan tetesan air pada tempered glass yang oleophobic coating-nya masih aktif, tetesan air tersebut akan menggumpal dan tidak akan meluber ke sisi smartphone. Sebaliknya, jika oleophobic coating-nya sudah hilang, tetesan air tidak akan menggumpal.

6. Tempered Glass Asli Memiliki Permukaan 2.5 D

tempered-glass-permukaan-25d

*

Beberapa tipe smartphone mirip iPhone 6/6+ dan Samsung Galaxy S6 memiliki permukaan 2.5 D yang mengacu pada sisi pelindung layar yang melengkung. Permukaan 2.5 D menciptakan tampilan smartphone terlihat elegan dan terasa natural saat di-swipe.

Nah, bila kau pemilik dari smartphone berlayar 2.5 D (atau biasa disebut rounded edge) ini, tempered glass yang sesuai dengan tipenya akan menempel dengan layar.

Namun, kalau kamu menemukan tempered glass yang tidak menutupi sisi-sisi permukaan ini, belum bisa dipastikan juga bila produk tersebut palsu. Karena, bisa jadi produk yang kamu beli memang bersifat universal untuk semua smartphone. Agar lebih yakin, pertimbangkan juga beberapa ciri lainnya yang sudah disebutkan seperti harga, presisi, dan ketahanan oleophobic coating.

Nah, itu tadi beberapa perbedaan tempered glass orisinil dan palsu yang bisa kau pertimbangkan sebelum membeli. Memilih tempered glass orisinil sangat penting untuk melindungi layar smartphone kamu. Jangan hingga terkecoh dengan harga yang murah dan usahakan selalu jeli dalam menilai keaslian tempered glass. Kaprikornus, apa kau tertarik untuk memasang tempered glass? Selamat mencoba!

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online