Demi Turnamen Kandang, Carolina Marin Akan Absen di Malaysia Open

Demi Turnamen Kandang, Carolina Marin Akan Absen di Malaysia Open

Berita Badminton : Penggemar bulutangkis di seluruh dunia mungkin tidak bisa melihat juara bertahan Olimpiade, Carolina Marin beraksi lagi saat Malaysia Open kembali pada bulan depan.

Pemain Spanyol berusia 27 tahun itu melewatkan edisi terakhir pada 2019 karena cedera lutut dan dia mungkin bisa melewatkan turnamen pada 25-30 Mei mendatang meski mendaftar untuk itu.

Carolina Marin juga berkomitmen untuk Spanyol Masters tingkat keempat pada 18-23 Mei, hanya seminggu sebelum Malaysia Open dimulai.

Carolina Marin tidak mungkin bermain di kedua turnamen karena para pemain harus tiba di Kuala Lumpur paling lambat 17 Mei karena protokol Covid-19. Mana yang akan dia pilih, turnamen kandangnya atau Malaysia Open?

Pemain nomor 4 dunia itu mungkin merasa berkewajiban untuk tidak ikut karena turnamen sedang berlangsung di tempat yang namanya diganti dengan namanya yakni Carolina Marin Sports Palace (sebelumnya dikenal sebagai Huelva Sports Palace), di mana turnamen tersebut juga akan berfungsi sebagai uji coba untuk Kejuaraan Dunia dari 29 November-5 Desember.

Spanyol Masters diadakan di kampung halamannya Huelva untuk pertama kalinya seperti edisi sebelumnya diadakan di Barcelona. Marin mungkin juga menginginkan kesempatan untuk memenangkan gelar tingkat World Tour pertamanya di kandang setelah hampir menang tahun lalu. Panggung sudah siap bagi Marin untuk dinobatkan sebagai juara kandang pertama dalam debutnya tahun lalu tetapi Pornpawee Chochuwong dari Thailand merusaknya setelah menorehkan kemenangan 11-21, 21-16 dan 21-18 yang mendebarkan di final.

Carolina Marin mundur dari edisi perdana 2018 karena sakit dan tidak bermain pada 2019 akibat cedera. Tetapi fakta bahwa juara dunia tiga kali itu tidak menarik namanya dari Spanyol Masters pada pekan lalu menunjukkan bahwa dia bisa melewatkan Malaysia Open yang telah menjadi pertandingan reguler untuknya sejak debutnya pada 2012. Lagipula, Malaysia Open tidak memiliki arti penting bagi Marin karena dia sudah memenangkan gelar satu kali pada 2015. Dia juga menjadi runner-up pada 2017.

Satu-satunya alasan yang bisa meyakinkannya untuk bermain di Kuala Lumpur mungkin adalah kesempatan untuk bermain dalam kontes lapangan kekuatan penuh yang menampilkan 10 pemain top dunia setelah sekian lama.

Tapi dia masih bisa menebusnya di Singapore Open (1-6 Juni) di mana kelompok pemain yang sama diharapkan bermain. Bahkan jika Marin melewatkan Malaysia Open untuk bermain di Spanyol Masters tingkat bawah, itu bukan sesuatu yang luar biasa.

Pada tahun 2017, pemain nomor 1 dunia, Tai Tzu Ying dari Taiwan membuat langkah yang lebih aneh dengan memilih untuk melewatkan Kejuaraan Dunia di Glasgow, Skotlandia, sehingga dia dapat bersaing di World University Games (Universiade) di Kota Taipei.

Artikel Tag: carolina marin, Malaysia Open 2021, Spanyol Masters 2021

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online

Be the first to comment

Leave a Reply