Cuaca Diprediksi Bakal Jadi Tantangan Terberat GP Spanyol

Cuaca Diprediksi Bakal Jadi Tantangan Terberat GP Spanyol

Berita MotoGP : Balapan perdana musim 2020 akan segera digelar pada tanggal 19 Juli mendatang di Sirkuit Jerez, Spanyol. Semua pebalap antusias untuk menjalani balapan perdana mereka setelah absen dalam kurun waktu yang lama.

Ketika semua pihak sudah fokus memikirkan balapan, pengamat senior Carlo Pernat mencoba mencari tantangan terberat yang mungkin mengacaukan konsentrasi pebalap. Dari hasil pengamatannya, Pernat merasa jika cuaca panas dapat menjadi halangan terbesar saat balapan berlangsung nanti. Semua penonton di Spanyol memang sudah antusias menantikan balapan perdana, namun mereka juga bercerita jika suhu di Negeri Matador bisa mencapai 42 derajat celcius pada siang hari.

“Saya kenal banyak orang di sana. Saya menelefon teman-teman saya di Spanyol, dan saya bahkan mencoba mencari tempat di sebuah hotel dekat Jerez. Tidak ada kamar di hotel, semua penggemar motor akan berada di Jerez pada akhir pekan. Mereka akan memasang layar di bar. Akan ada banyak, saya yakin,” ujar Pernat saat diwawancara oleh media setempat.

“Sayangnya, ini akan menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah balap motor ini di mana balapan berlangsung dengan suhu 42 derajat. Saya melihat Grand Prix ini akan sulit. Saya bahkan khawatir. Temperatur yang tinggi merupakan masalah bagi ban dan juga untuk fisik pembalap,” tukasnya sekali lagi. Ketika suhu sudah sangat panas, manajemen ban menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi hasil balapan.

Artikel Tag: motogp 2020, GP Spanyol, Sirkuit Jerez, Carlo Pernat

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online

Be the first to comment

Leave a Reply