Cara Membersihkan Sampah Di Laptop Biar Performanya Kencang

Saat ruang penyimpanan laptop atau komputer terlalu penuh karena dijejali berbagai macam file, maka kinerja komputer atau laptop bisa menurun. Apalagi jikalau ruang penyimpanannya terbatas dan kita memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, maka hal itu akan sangat menyiksa alasannya adalah kita tidak mampu bekerja secara efektif dan efisien.

File yang kita simpan dalam komputer aneka macam jenisnya. Salah satu jenis file itu yakni file sampah yang dihasilkan dari semua aktivitas yang kita lakukan di dalam komputer. Misalnya ketika kita berselancar di dunia maya dengan browser komputer kita, maka hal itu akan meninggalkan banyak file sampah yang berbentuk seperti histori penelusuran atau cache dari situs yang dikunjungi.

Semua file-file sampah tersebut akan tersimpan dalam ruang penyimpanan komputer yang tersedia. Jika hal itu terlalu banyak, maka kemungkinan besar akan besar lengan berkuasa pada performa komputer (seperti berjalan lebih lambat atau terasa lemot dalam kasus penggunaan ruang penyimpanan HDD).

Apakah file sampah pada komputer itu bisa dibersihkan? Tentu saja bisa! Kamu mampu memakai fitur yang tersedia dalam sistem operasi yang komputer kau gunakan atau dengan aplikasi pihak ketiga. Dengan menghapus file-file sampah yang tidak berkhasiat, diperlukan kinerja komputer kita mampu meningkat kembali dan tentunya mampu menyimpan banyak ruang.

1. Menggunakan Fitur Disk Cleanup

disk cleanup

Jika kau memakai OS Windows (7, 8, atau 10), maka kamu bisa mencoba membersihkan file sampah komputermu dengan Disk Cleanup. Fitur ini bisa menemukan berbagai jenis file sampah yang bersarang di dalam komputer.

Disk Cleanup juga bahkan mampu menggali lebih dalam file-file yang tidak terlalu diharapkan lagi oleh komputermu, misalnya seperti file Windows.old sehabis kau melaksanakan upgrade OS atau file Windows Update. File jenis ini memakan ruang yang cukup besar sampai puluhan GB. Jadi, dengan menghapusnya kamu mampu menyelamatkan banyak ruang penyimpanan.

Sangatlah mudah untuk menggunakan fitur Disk Cleanup ini. Bagaimana? Inilah langkah-langkahnya.

  • Search ‘Disk Cleanup’

DC

Kamu bisa membuka hidangan pencarian Windows-mu di sebelah kiri (dengan klik kanan di Windows 10). Kemudian pilih hidangan ‘Search’ dan tuliskan kata ‘Disk Cleanup’. Setelah itu klik dan akan muncul hasil pencarian di sebelah atas. Jika sudah menemukan pilihan Disk Cleanup, klik dan akan muncul tampilan Disk Cleanup.

  • Memilih Disk

DC Ok

Selanjutnya pilihlah Disk yang ingin coba kau bersihkan dari file-file sampah. Biasanya sampah-sampah tersebut bersarang di Disk instalasi Windows (biasanya Disk C). Kaprikornus, pilihlah disk daerah sistem berada. Setelah itu klik ‘Ok’.

  • Pilih ‘Clean up system files’

Cleanup Disk C

Sebenarnya sesudah klik Ok pada langkah di atas, sistem akan menampilkan hasil penggeledahan file-file sampah pada komputermu. Kamu mampu menghapus sampah-sampah tersebut ketika itu juga dengan mengklik tombol ‘Ok’.

Namun, bila kamu ingin sistem menampilkan hasil yang lebih dalam lagi, maka kamu mampu mengklik ‘Clean up system files’. Setelah itu sistem akan melakukan pencarian file-file sampah secara menyeluruh dalam Disk C. File-file bekas update-an Windows-mu bisa ditemukan dengan cara ini dan bisa coba kau hapus dari sistem.

Setelah proses ‘Clean up system files’ akhir, maka balasannya akan muncul seperti mirip gambar di atas. Setelah itu klik ‘Ok’ untuk menghapus dan tunggu beberapa ketika sampai sistem berhasil melakukannya. Sangat gampang, bukan? Cara ini bisa dipakai di Windows 7, 8, atau 10.

Selain melewati menu pencarian, kamu juga mampu membuka Disk Cleanup dengan File Explorer. Lalu klik kanan pada Disk yang ingin file sampahnya dibersihkan, kemudian pilih Properties. Setelah itu klik ‘Disk Cleanup’ dana ikuti langkah-langkah mirip di atas.

Disk Cleanup

2. Menggunakan Fitur Storage Sense di Windows 10

Windows 10 dengan Fall Creators Update membawa beberapa fitur bermanfaat. Salah satu dari fitur tersebut adalah Storage Sense yang berkhasiat untuk menghapus file-file sistem yang tidak berguna. Dengan demikian, ruang penyimpanan komputermu bisa bertambah. Bagaimana cara memakai fitur Storage Sense ini? Berikut yaitu tahap-tahapnya:

  • Pergi ke Setting

Windows Setting

Tahap yang pertama yaitu dengan mengklik tombol sajian lalu pilih ikon Setting. Setelah masuk ke tampilan baru, pilihlah hidangan System yang ada di sebelah kiri atas.

  • Pilih Storage

Storage

Pada tampilan hidangan System di sebelah kiri, pilihlah Storage. Bagian ini akan menampilkan data ruang penyimpanan dalam komputer kau. Lalu pada pada bagian Storage Sense, klik ‘Free up space now’. Setelah itu tunggu sampai sistem selesai melaksanakan scanning dan menampilkan file-file yang mampu dihapus.

  • Klik ‘Remove files’

Remove files

Setelah semua file yang mampu dihapus muncul, centang atau pilih file mana saja yang ingin dihapus. Jika dilihat pada gambar di atas, Storage Sense ini cukup ampuh untuk menemukan file secara mendalam. Jika sudah, klik ‘Remove files’. Tunggu beberapa ketika sampai sistem berhasil menghapus file-file tersebut.

Itulah langkah-langkah gampang menghapus file sampah tidak berguna dengan Storage Sense. Fitur ini hanya tersedia untuk Windows Fall Creators Update ke atas. Makara, jika kau masih belum menggunakan pembaruan ini, tampaknya kau belum dapat memakai fitur Storage Sense yang sangat memiliki kegunaan ini.

3. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

CC Cleaner

Saat ini sudah banyak aplikasi pihak ketiga yang berfungsi sebagai pembersih file-file sampah pada komputermu. Aplikasi-aplikasi ini ada yang berbayar dan ada pula yang gratis. Salah satu aplikasi penghapus file-file sampah yang populer dipakai yakni CC Cleaner.

Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan yang berjulukan Piriform (kini menjadi bagian dari perusahaan anti virus Avast). CC Cleaner sudah sangat usang menemani banyak pemilik komputer di dunia. Perilisan pertama aplikasi ini adalah pada 23 September 2003.

Aplikasi CC Cleaner ini cukup ringan serta gampang dioperasikan.  Dengan hanya beberapa klik, aplikasi ini bisa menjaring file-file sampah yang menjejali ruang penyimpanan komputermu. File bekas browsing atau yang sudah kamu buang di Recycle Bin bisa terhapus dengan sumbangan aplikasi ini. Bagaimana caranya?

  • Unduh dan Pasang CC Cleaner

Menu CC Cleaner

Kamu bisa mengunduh dan memasang aplikasi CC Cleaner di semua OS Windows mirip Windows 7, 8, 8.1, dan Windows 10. Aplikasi ini mampu kau download secara langsung melalui situs resmi CC Cleaner (klik di sini) atau melalui File Hippo (klik di sini). Tersedia versi gratis dan berbayar untuk aplikasi ini.

  • Jalankan CC Cleaner

Analyze CC Cleaner

Setelah aplikasi dipasang dan dijalankan, klik Analyze semoga CC Cleaner mampu mencari file-file sampah yang ada di komputermu. Saat pemasangan aplikasi ini sudah secara default menentukan tempat-daerah dalam komputermu yang biasa menyimpan sampah sesudah digunakan, mirip browser dan sistem (seperti Recycle Bin).

Kamu juga nantinya mampu memilih area mana saja di komputermu yang ingin dianalisa oleh CC Cleaner dengan mencentang bab-bagian yang tersedia (lihat gambar di atas). Setelah aplikasi ini final menganalisa, klik Run Cleaner untuk menjalani pembatalan. Tunggu beberapa saat hingga proses ini simpulan.

  • Lakukan Secara Berkala

Kamu bisa melaksanakan abolisi file-file sampah komputermu secara berkala dengan aplikasi CC Cleaner. Saat sudah melaksanakan browsing biasanya komputer akan cukup banyak menyimpan file-file sampah, maka untuk membersihkannya kamu bisa menggunakan aplikasi ini.

Itulah beberapa cara gampang yang bisa kau lakukan untuk membersihkan sampah di laptop atau komputermu. Cara-cara di atas mampu kamu lakukan secara periodik biar ruang penyimpanan laptopmu tidak terbebani oleh sampah-sampah yang tidak berkhasiat. Sampah yang terlalu banyak dalam ruang penyimpanan mampu menjadikan laptopmu terasa lambat.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online