10 Kelebihan Dan Kekurangan Hp Samsung Galaxy A6+ (2018)

Samsung menghadirkan Galaxy seri A yang memang benar-benar ada di kelas menengah, contohnya Samsung Galaxy A6+. HP ini disebut sempurna berada di kelas menengah lantaran tidak nanggung layaknya Samsung Galaxy A8 (2018) yang tampak seolah ingin naik kelas sebagai HP flagship. Harga dan spesifikasi yang ditawarkan HP ini juga tergolong memang ada di kelas menengah.

Samsung Galaxy A6+ sendiri dijual di kisaran harga Rp3,6 sampai Rp3,9 jutaan. Di rentang harga tersebut, cukup banyak HP lain yang jadi saingan, semisal Oppo F7, Vivo V9, dan Xiaomi Mi A2.  Mengingat Samsung dikenal sebagai merk HP Android ternama, rasanya tidak begitu sulit bagi HP ini untuk bersaing dengan vendor HP lainnya.

Yang jadi persoalan yaitu, pantaskah Samsung Galaxy A6+ sebagai HP pilihan terbaik di rentang harga tersebut? Apa kelebihan dan kekurangan HP ini? Tanpa berlama-lama, mari simak pembahasan wacana kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A6+ berikut ini.

Spesifikasi Samsung Galaxy A6+ (2018)

Samsung Galaxy A6+

Umum

  • Diumumkan
    Mei, 2018

  • Jaringan
    2G, 3G, 4G

  • SIM Card
    Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

Body

  • Dimensi
    160.2 x 75.7 x 7.9 mm

  • Berat
    186 g

Layar

  • Jenis
    Super AMOLED capacitive touchscreen

  • Ukuran
    6.0 inci

  • Resolusi
    1080 x 2220 pixels, 18.5:9 ratio ( 411 ppi density)

Hardware

  • Chipset
    Qualcomm SDM450 Snapdragon 450 (14 nm)

  • CPU
    Octa-core 1.8 GHz Cortex-A53

  • GPU
    Adreno 506

Memori

  • RAM
    4 GB

  • Memori Internal
    64 GB

  • Memori Eksternal
    microSD, up to 256 GB (dedicated slot)

Kamera Utama

  • Jumlah Kamera
    2

  • Resolusi
    16 MP + 5 MP

  • Fitur
    f/1.7, 26mm (wide), PDAF + f/1.9, depth sensor + LED flash, panorama, HDR

  • Video

Kamera Selfie

  • Jumlah Kamera
    1

  • Resolusi
    24 MP

  • Fitur
    f/1.9, 27mm (wide), LED flash

  • Video

Konektivitas

  • Wlan
    Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, WiFi Direct, hotspot

  • Bluetooth
    4.2, A2DP, LE

  • Infrared

  • NFC

  • GPS
    Ya, dengan A-GPS, GLONASS, BDS

  • USB
    microUSB 2.0

Baterai

  • Jenis
    Li-Ion

  • Kapasitas
    Non-removable 3500 mAh

  • Wireless Charging

  • Fitur
    ANT+

Fitur

  • OS (Saat Dirilis)
    Android 5.0 Lollipop

  • Sensor
    Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass

  • 3.5mm Jack

  • Warna
    Black, Gold, Blue, Lavender

  • Lainnya
    Always-on display

Kelebihan Samsung Galaxy A6+ (2018)

1. Memiliki Build Quality yang Baik

samsung galaxy A6+

Salah satu alasan yang membuat Samsung Galaxy A6+ (2018) menarik yaitu karena HP ini menghadirkan desain bodi yang kokoh dan baik. Bodi ponsel ini terbuat dari material metal yang tentu besar lengan berkuasa pada bodi HP ini yang secara keseluruhan sangat solid.

Desain HP ini bahwasanya tidak terlalu istimewa dan cenderung biasa, hanya saja build quality HP ini termasuk jempolan. Dimensi bodi HP ini cukup kompak dengan ukuran 160.2×75.7×7.9mm. Desainnya cukup memanjang dengan port USB Type C di bab bawah, sebuah port kekinian yang tentu harusnya banyak diaplikasikan pada ponsel Rp3 jutaan.

Soal desain ini, situs Yangcanggih mengamini kalau desain bodi HP ini tidak terlalu inovatif tetapi memberikan build quality atau rancang bangkit yang berkualitas baik. Karena itu, untuk urusan build quality, HP ini termasuk salah satu HP dari Samsung yang mempunyai build quality tergolong baik.

2. Layar Penuh yang Kece

* sumber: www.androidpit.com

Samsung Galaxy A6+ (2018) hadir dengan layar Super AMOLED 6.0 inches yang punya resolusi 1080 x 2220 pixels. Layarnya mengusung rasio 18.5:9. Spesifikasi layarnya mirip dengan Samsung Galaxy A8, hanya saja layar Samsung Galaxy A8 (2018) mempunyai dimensi yang lebih kecil.

Karena mengusung layar AMOLED, rasanya tidak perlu diragukan lagi kualitas layar HP ini. Super AMOLED dari Samsung sudah dikenal sebagai layar dengan kontras yang baik dan lebih irit daya. Selain itu, tipe layar ini mempunyai tingkat kecerahan yang baik. Bahkan, layarnya cukup terperinci meski di bawah terik matahari.

Seperti yang diungkapkan oleh Yangcangih.com kalau HP ini mempunyai layar dengan tampilan gambar yang tajam, begitupun GSMArena yang juga memuji layar HP ini. GSMArena menilai bila HP ini memiliki tingkat kecerahan yang baik di bawah sinar matahari plus mempunyai tingkat kontras yang baik, sama baiknya mirip Samsung Galaxy A8 (2018). Dengan kata lain, layar HP ini mempunyai tampilan visual yang baik dan kece.

3. Kamera Depan dan Belakang yang Mantap

Samsung Galaxy A6+

Samsung Galaxy A6+ (2018) dibekali dengan kamera belakang 16 MP + 5 MP. Dua kamera belakang ini bisa menghasilkan kualitas gambar yang baik. Seperti yang dingkap oleh GSMArena, kualitas tangkapan kamera belakang ini sangat baik dan detail. Noise juga cukup minim di hasil fotonya. Berikut hasil tangkapan kamera belakang Samsung Galaxy A6+ (2018):

* sumber: www.gsmarena.com

* sumber: www.gsmarena.com

* sumber: yangcanggih.com

* sumber: yangcanggih.com

* sumber: yangcanggih.com

Tampak di gambar kalau HP ini mampu menghasilkan foto yang baik dan detail. Kamera pada HP ini tidak hanya mampu menangkap gambar di kondisi cahaya terperinci tetapi juga hasil tangkapan kamera di kondisi cahaya gelap juga cukup baik. Selain itu, kamera belakang HP ini sudah dilengkapi dengan mode PRO. Tersedia juga mode HDR yang memungkinkan gambar memiliki detail dan tone warna yang lebih baik.

Yangcanggih juga mengakui bila HP ini mempunyai kamera belakang dengan hasil tangkapan yang baik, termasuk di kondisi cahaya yang rendah. Menurut mereka, hasil tangkapan kamera belakang HP ini memiliki warna yang natural dan memiliki dynamic range yang baik.

Kamera belakang HP ini mempunyai kemampuan untuk menghasilkan foto dengan imbas bokeh. Selain itu, tersedia juga fitur Live Focus. Lalu, bagaimana dengan kamera depannya? Yangcanggih berpendapat kalau kamera depan HP ini tidak buruk tapi juga tidak terlalu istimewa. Beda dengan GSMArena yang menyatakan jika kamera depan HP ini termasuk baik. Warnanya cukup detail dan alhasil cantik.

Hal yang sama diungkapkan oleh situs Androidpit. Menurut Androidpit, HP dengan kamera depan 24 MP dengan bukaan f / 1.9 ini mampu menghasilkan kualitas selfie yang baik dan detail. Fitur seperti AR Emoji dan fitur potrait menciptakan kamera depan HP ini bukan kategori biasa. Yang mungkin jadi nilai kurang kamera depan HP ini, kurang begitu baik bila menangkap gambar di kondisi cahaya yang gelap.

4. Daya Tahan Baterai yang Baik

* sumber: yangcanggih.com

Samsung Galaxy A6+ dibekali baterai dengan kapasitas 3.500 mAh. Dan mirip terlihat di gambar atas, kapasitas baterai ini bisa bertahan hingga 14 jam lebih berdasarkan benchmark PCMark Battery Work 2.0. Menilik layarnya yang 6 inci, daya tahan baterai HP ini tergolong baik. GSMArena menguji baterai HP ini dan didapatkan hasil mirip pada gambar berikut ini.

 

* sumber: www.gsmarena.com

Terlihat dari hasilnya kalau HP ini memiliki daya tahan baterai yang tergolong baik. Androidpit juga mencicipi daya tahan baterai HP ini yang bisa bertahan hingga dua hari untuk pemakaian umum, seperti berselancar di dunia maya, menelepon, dan lainnya. Karena itu, tidak berlebihan bila menyebut HP ini mempunyai daya tahan baterai yang tergolong baik di kelasnya.

5. Bixby Vision

https://www.youtube.com/watch?v=S_E3aILLVhQ

Satu fitur bermanfaat di Samsung Galaxy A6+ yakni Bixby Vision. Fitur ini mampu menerjemahkan teks bahasa aneh. Cara penggunaannya juga cukup mudah yaitu tinggal potret memakai kamera belakang pada bab yang ingin diterjemahkan oleh Bixby Vision.

Fitur ini umumnya ada di HP flagship, macam Samsung Galaxy S9. Tapi, sekarang fitur tersebut ada di HP kelas menengah Samsung. Fitur ini tentu bermanfaat untuk para petualang atau traveller yang sering bepergian ke luar negeri. Tidak hanya untuk para traveller, Bixby Vision juga bermanfaat untuk para pekerja di dunia engineering yang sering berhadapan dengan petunjuk manual dalam bahasa ajaib.

Kehadiran fitur ini terang menciptakan Samsung Galaxy A6+ terasa lebih istimewa kalau dibandingkan dengan HP lain di kelas harga yang sama.

6. Dolby Atmos

HP ini hadir dengan fitur Dolby Atmos. Dengan fitur ini, HP ini bisa menghasilkan kualitas bunyi yang baik ketika mendengarkan musik maupun menonton video.

Yangcanggih memuji kualitas audio Dolby Atmos ini, hanya saja hal ini berlaku saat mendengarkan suaranya menggunakan headset atau earphone. Jika menggunakan speaker bawaan, hasil bunyi yang dikeluarkan cenderung biasa. Terlepas dari itu, kehadiran Dolby Atmos di HP ini tentu tergolong jadi kelebihan tersendiri.

Kekurangan Samsung Galaxy A6+ (2018)

1. Fitur Rekaman Video yang Terbatas

* sumber: yangcanggih.com

Samsung Galaxy A6+ (2018) mempunyai kamera yang baik untuk fotografi. Sayangnya, untuk rekaman video, hasil rekamannya kurang begitu baik. GSMArena juga menyayangkan hal ini. Menurut mereka, hasil rekaman video HP ini cenderung biasa. Barangkali alasannya HP ini hanya mampu merekam video dengan kualitas 1080p, 30fps.

Jika dibandingkan dengan HP lain di kelas harga yang sama, terang kemampuan video HP ini terasa kurang, mengingat ada HP lain yang mendukung rekaman video 1080p dengan kualitas yang baik. Satu nilai minus dari HP ini meskipun tergolong masih mampu dimaklumi.

2. Performa yang Seharusnya Bisa Lebih Baik

* sumber: www.youtube.com

Samsung Galaxy A6+ (2018) dibekali dengan chipset Snapdragon 450. Chipset ini sebetulnya agak kurang menarik kalau digunakan di HP kelas menengah atau HP di atas Rp3 jutaan, mengingat ada HP lain yang mengusung chipset Snapdragon 450 dengan harga 50% lebih murah bila dibandingkan harga Samsung Galaxy A6+ (2018).

Karena HP ini adalah Samsung, penggunaan Snapdragon 450 di HP ini masih bisa dimaklumi meskipun, kalau kata banyak pengulas gawai, hasilnya kurang maksimal. Dengan sokongan RAM 4GB, HP ini menerima skor Antutu sebesar 70054 dan skor Geekbench di 700 serta 3539. Bukan nilai yang buruk memang.

* sumber: yangcanggih.com

Yangcanggih yang mencicipi performa HP ini yang dianggap kurang greget. Mereka mengetes HP ini untuk menjalakankan gim Mobile Legends, gim dijalankan dengan lancar. Sayangnya, HP ini kewalahan saat menjalankan gim PUBG Mobile, bahkan meski diatur pada pengatur grafis rendah sekalipun.

Selain Yangcanggih, Androidpit juga merasakan kalau performa HP ini tergolong kurang untuk memainkan gim kompetitif. Menurut mereka, Gim mirip PUBG Mobile, Tekken Mobile, atau Shadowgun Legends tidak berjalan dengan baik di HP ini alias kurang playable.

3. Tidak Ada NFC

no nfc

* sumber: www.fourthsource.com

Samsung Galaxy A6+(2018) berada di rentang harga mendekati Rp4 juta. Di rentang harga ini, seharusnya sebuah HP sudah memiliki fitur NFC. Sayangnya, fitur ini tidak ada. Samsung ikut-ikutan vendor lain yang meniadakan NFC demi harga HP yang lebih murah. Padahal di era kini, NFC ini sangat diharapkan, terutama jika mengusut jika HP ditujukan untuk kaum milenial di kalangan profesional.

4. Tidak Mendukung Pengisian Cepat

* sumber: www.androidpit.com

Daya tahan baterai yang infinit pada HP ini berbanding terbalik dengan waktu tempuh pengisian baterainya. Sederhannya, HP ini tidak mendukung pengisian cepat. Hal ini diamini oleh Androidpit dan Yangcanggih yang menyampaikan jikalau HP ini tidak memiliki pengisian cepat sehingga untuk mengisi daya HP ini sampai penuh cukup lama. Satu kekuranga lain tentunya dari Samsung Galaxy A6+(2018)

Simpulan

Samsung Galaxy A6+(2018) yaitu HP yang bahu-membahu memiliki banyak sekali keunggulan menarik di kelasnya. Kamera menjadi nilai jual utama selain desain dan layar HP yang cukup memukau. Tentu saja Bixby Vision dan daya tahan baterai yang infinit adalah hal menarik dari HP ini. Sayangnya, HP ini tidak dilengkapi NFC serta pengisian cepat.

Seandainya fitur NFC dan pengisian cepat hadir, maka Samsung Galaxy A6+(2018) akan jadi HP yang benar-benar cocok untuk kalangan milenial yang sering pergi travelling dan kalangan milenial di ranah profesional. Terlepas dari kekurangan yang ada, bila dirasa HP ini cukup menarik, tidak ada salahnya untuk membeli HP ini melalui toko online di link ini.

About Faisal Pratama
Hanya Tukang Tulis Online